Breaking News:

Berita Tangsel

Polsek Pamulang Masih Selidiki Kasus Pengrusakan Faslitas SMAN 3 Tangsel oleh Lurah Benda Baru

Menurut Supiyanto, pelaporan dilakukan usai empat hari kejadian berlangsung pada Jumat, 10 Juli 2020.Namun, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Penulis: Rizki Amana
Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Kapolsek Pamulang, Kompol Supiyanto saat ditemui di halaman Mapolsek Pamulang, Tangsel. (Warta Kota/Rizki Amana) 

WARTAKOTALIVE.COM, PAMULANG - Kapolsek Pamulang, Kompol Supiyanto mengatakan pihak SMAN 3 Tangerang Selatan (Tangsel) melaporkan peristiwa pengrusakan yang dilakukan Lurah Benda Baru, Saidun pada Selasa, 14 Juli 2020 lalu.

Menurut Supiyanto, pelaporan dilakukan usai empat hari kejadian berlangsung pada Jumat, 10 Juli 2020.

Namun, pihaknya  saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut atas perbuatan Saidun.

"Kami saat ini telah melaksanakan proses dari tindak pidana, sekarang masih berjalan," ujar Supianto saat ditemui di Mapolsek Pamulang, Tangsel, Sabtu (18/7/2020).

"Betul bahwa kami dari Polsek Pamulang telah menerima laporan dari SMAN 3 adanya di Kelurarahan Benda Baru yang mana kepala sekolah dengan inisial A pada hari Selasa tanggal 14 Juli 2020 sekitar jam 14.00 WIB melaporkan telah terjadi peristiwa tindak pidana tidak menyenangkan dan pengrusakan yang terjadi di kelurahan SMAN 3 Tangsel," tambahnya.

Sinopsis Film True Grit Tayang di Trans TV, Sabtu (18/7) Pukul 22.00 Mengisi Malam Minggu Keluarga

Bima Sakti Sampaikan pesan Iwan Bule untuk Timnas U-16 Indonesia, Ini Skuad dan Jadwal di Piala AFC

Supiyanto menjelaskan laporan dibuat pihak sekolah akibat adanya pengrusakan fasilitas yang terdapat di ruang Kepala SMAN 3 Tangsel.

Menurutnya pengrusakan ditenggarai akibat Saidun yang kesal karena calon siswa yang dititipkannya tidak diterima di SMAN 3 Tangsel.

"Yang dilaporkan adalah salah satu pejabat kelurahan dengan insial S. Karena hasil keterangan daripada pelapor bahwa beliau itu ingin memasukan siswanya sekolah di tahun ajaran baru ini," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan bila pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel telah menyerahkan sepenuhnya pemeriksaan kasus ke Polsek Pamulang.

Pemkot Jakarta Pusat Wajibkan PJLP dan ASN Jalani Pemeriksaan Virus Corona

Prediksi Pemain dan Live Streaming Arsenal vs Manchester City, Sejarah Berpihak Kepada Arsenal?

Menurutnya pihaknya menunggu hasil keputusan proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak yang berwajib.

"Saya sangat menyayangkan adanya kasus itu. tidak sepatutnya itu dilakukan dan seharunya itu tidak terjadi, di tengah dunia pendidikan kita. Saya sangat berharap bahwa hal yang berkaitan dengan dunia pendidikan bisa diselesaikan dengan aturan dan tidak semestinya terjadi kekerasan. Saya tidak setuju, apapun alasannya," kata Benyamin saat ditemui di bilangan kawasan Cilenggang, Serpong, Tangsel, Jumat (18/7/2020) malam.

"Karena ini sudah ditangani kepolisian saya menyerahkan ini ke kepolisian saya berharap yang bersangkutan itu bisa mengikuti proses dengan baik. Kami juga akan mengikuti perkembangan sejauh mana administrasi pemerintahan akan ambil sikap itu pasti akan sampai kesana. Sekarang proses hukum dulu kita serahkan kepada penegak hukum," sambungnya. (m23)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved