Minggu, 26 April 2026

Info Pemprov Jateng

Gubernur Ganjar Pranowo Minta Pengasuh Pondok Pesantren Perketat Protokol Kesehatan

Semua aktivitas santri diminta harus disiplin, termasuk pakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan pakai sabun.

Editor: Ichwan Chasani
dok. Humas Pemprov Jateng
Gubernur Ganjar meresmikan gedung SMP Birrul Ummah Tegalrejo Magelang sekaligus menyerahkan Bantuan Pembangunan Pendidikan dari APBD Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Magelang, Kamis (16/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, MAGELANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pengasuh pondok pesantren di seluruh Jawa Tengah mengetatkan protokol kesehatan.

Ia tidak ingin pondok pesantren menjadi salah satu klaster penyebar virus Covid-19.

Hal itu disampaikan Ganjar Pranowo saat meresmikan gedung SMP Birrul Ummah Tegalrejo, Magelang, Kamis (16/7/2020).

Hadir dalam kesempatan itu, sejumlah pengasuh pondok pesantren dan lembaga keagamaan lain di Kabupaten Magelang.

"Kemarin saya diundang rapat oleh Presiden. Ada dua hal yang dibahas, pertama soal Covid-19, kedua soal ekonomi. Nah yang soal Covid-19 ini, intinya Presiden mengingatkan bahwa belum selesai, sehingga protokol kesehatan harus dilaksanakan dengan disiplin," kata Ganjar.

Ganjar menerangkan, sudah banyak pondok pesantren yang melakukan aktivitasnya di Jawa Tengah.

Pelawak Omaswati, Adik Kandung Mandra Meninggal Karena Idap Sakit Gula

Sejumlah santri dari berbagai daerah sudah masuk ke Jateng untuk menuntut ilmu di pondok-pondok pesantren itu.

"Saya kemarin mendapat pesan dari beberapa anak NU muda di berbagai negara. Intinya mereka meminta agar ada upaya pencegahan penularan Covid-19 di pondok pesantren. Mereka tidak rela, Romo Kyai dan Ibu Nyai pengasuh pondok pesantren meninggal karena Covid-19," terangnya.

Gubernur Ganjar meresmikan gedung SMP Birrul Ummah Tegalrejo Magelang sekaligus menyerahkan Bantuan Pembangunan Pendidikan dari APBD Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Magelang, Kamis (16/7/2020).
Gubernur Ganjar meresmikan gedung SMP Birrul Ummah Tegalrejo Magelang sekaligus menyerahkan Bantuan Pembangunan Pendidikan dari APBD Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Magelang, Kamis (16/7/2020). (dok. Humas Pemprov Jateng)

Oleh sebab itu, Ganjar meminta seluruh pengasuh pondok pesantren memperketat protokol kesehatan. Semua aktivitas santri harus disiplin, termasuk pakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan pakai sabun.

"Persoalannya banyak pondok pesantren yang airnya tidak mengalir, kalau wudhu atau mandi di kolam. Ini yang harus dibenahi, termasuk saat santri mengaji atau tidur," jelasnya.

Ganjar juga menyempatkan diri melihat proses belajar para santri di Yayasan Birrul Ummah Tegalrejo.

Warga Meninggal Akibat Covid-19 di Depok Dapat Santunan Kematian Rp 15 juta

Ganjar senang, karena semua santri tertib memakai masker dan jarak antara satu dengan lainnya terjaga.

"Seperti ini yang kami harapkan, tinggal nanti saat mereka keluar istirahat atau lainnya, tetap diminta disiplin menjaga jarak," pungkasnya.

Ganjar juga memberikan bantuan untuk sejumlah lembaga keagamaan sebesar Rp705 juta. Bantuan itu diberikan kepada yayasan, pondok pesantren, sekolah keagamaan dan lainnya.

Salah satu penerima bantuan dari yayasan Birrul Ummah Tegalrejo, KH Zainul Habib mengatakan sangat berterima kasih dengan perhatian pemerintah terhadap pengembangan pendidikan keagamaan di Magelang.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved