Cegah Kerumunan Wisawatan Saat Hari Libur di Sepanjang Jalan Raya Puncak, Pemkab Pasang Barrier
“Karena itu bukan tempat wisata. Ini kan jadi tambah kumuh dan kita tahu PSBB ini sedang berjalan
Penulis: Dedy | Editor: Dedy
WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR --- Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk mencegah kerumunan orang di kawasan puncak yang berpotensi dapat menularkan virus corona.
Salah satu rencananya akan memasang pembatas barrier di titik-titik yang dijadikan tempat berkerumunnya para wisatawan saat hari libur di sepanjang Jalan Raya Puncak.
Termasuk penutupan lokasi pembangunan rest area di Cisarua yang juga kerap jadi tempat wisatawan berkerumun.
“Mungkin (Jumat—Red) malam ini kita tutup rest area yang belum selesai, yang sedang dibangun Pemda itu, akan ditutup malam ini. Kita minta dari Dishub mungkin pakai barrier yang lumayan berat 500 kg,” kata Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan di Cibinong, Jumat (10/7/2020) seperti dilansir TribunnewsBogor.com.
Dia menjelaskan langkah ini diambil setelah pihaknya berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait termasuk dengan PTPN Gunung Mas pengelola kebun teh di kawasan Puncak Bogor.
Iwan juga mengatakan bahwa surat edarannya kemungkinan juga mulai disebar Jumat ini.
“Termasuk jalur yang kemarin longsor (Riung Gunung) akan dipasang barrier lembatas supaya lebih sempit jalannya. Karena jalan lebar itu bukan memperlancar, tapi jadi tempat parkir-parkir motor dan mobil di wilayah itu. Itu yang jadi sorotan,” kata Iwan.
Sedianya Sabtu (11/7/2020) dan Minggu (12/7/2020), kata dia, aparat gabungan juga akan diturunkan untuk pengamanan pencegahan kerumunan tersebut.
“Karena itu bukan tempat wisata. Ini kan jadi tambah kumuh dan kita tahu PSBB ini sedang berjalan, jadi kita juga kayak dianggap main-main kalau itu dibiarkan,” ungkap Iwan Setiawan.
• Sebut Stasiun Masih Jadi Klaster Penularan, Bima Arya Imbau Penumpang KRL Waspada dan Berhati-hati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/padatke.jpg)