Berita Video
VIDEO: PMI Jakarta Pusat Semprot Disfektan Delapan Sekolah
Hari ini PMI Jakarta Pusat melakukan penyemprotan disfektan di delapan sekolah di Jakarta Pusat dalam masa PSBB transisi.
Penulis: Angga Bhagya Nugraha | Editor: Ahmad Sabran
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan penyemprotan disinfektan di area sekolah ST Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2020).
Hari ini PMI Jakarta Pusat melakukan penyemprotan disfektan di delapan sekolah di Jakarta Pusat dalam masa PSBB transisi.
Kegiatan belajar mengajar hingga saat ini belum berlangsung disejumlah sekolah di Jakarta.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta mendukung Kepulauan Seribu yang kini telah menjadi zona hijau kasus pandemi virus corona.
Salah satunya dengan memberikan bantuan berupa beberapa alat spray cairan disinfektan, alat kebersihan sekolah, alat sekolah, hingga akan membangun markas di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan.
Acara penyerahan bantuan tersebut diberkan langsung oleh Plt Ketua PMI DKI Jakarta Muhammad Muas, di SMPN 285 Pulau Untung Jawa, Rabu (1/7/2020).
Penyerahan bantuan diberikan kepada para pihak sekolah, kelurahan, dan anggota Palang Merah Remaja (PMR).
"Kami sudah kesekian kali melakukan penyempotan. Hampir semua di kawasan Kepulauan Seribu. Kami juga mengirimkan tiga bentor yang dibagi-bagi di beberapa wilayah, serta kirim spray, disinfektan, dalam tiga bulan ini," kata Muas.
Pada pekan lalu, lanjut Muas, pemerintah menyebut bahwa Kepulauan Seribu adalah zona hijau virus corona.
Karena itu PMI kali ini membagikan alat penyemprot cairan disinfektan.
Untuk dibagikan ke masing-masing masjid, mushola, sekolah, dan kelurahan.
"Untuk apa? Kalau ini berkembang berikutnya penyemprotan harus terjadi pada masyarakat. Jadi nanti masyarakat yang bisa melakukan penyemprotan langsung," kata Muas.
Tak hanya alat kesehatan, PMI DKI Jakarta juga memberikan alat sekolah kepada para siswa.
Sebagai upaya untuk mendukung persiapan jika nantinya sekolah kembali dibuka.
"Hari ini kami sadar, bahwa proses belajar mengajar pada sistim pendidikan Indonesia, sudah harus dimulai walaupun belum bisa di mulai dalam satu, dua hari ini. Tapi daring harus dilaksanakan lebih baik dan lebih efektif, agar anak murid pada saat masuk sekolah tidak ketinggalan," ujar Muas.
"Kebetulan hari ini kami membawa beberapa peralatan, membawa kebutuhan, antara lain buku tulis, pensil, dan juga pulpen untuk disumbangkan. Bukan hanya hari ini, kami juga sudah siapkan di Jakarta, untuk diberikan ke SD, SMP karena di sini cuma dua sekolah," kata Muas.
• CATAT! Jalur Zonasi Bina RW PPDB DKI Mulai Dibuka 4 Juli, tapi tetap Seleksi Usia
• Pesawat Penerbangan GA 613 Rute Makassar-Jakarta Tergelincir, ini Penjelasan Garuda Indonesia
Dalam pengamatannya di Pulau Untung Jawa tersebut, Muas menyebut bahwa masyarakat sudah terlihat tertib. Seperti penggunaaan masker, cuci tangan, jaga jarak dan sebagainya," jelasnya.
Selain itu, sebagai bentuk dukungan agar Kepulauan Seribu terus menjadi zona hijau virus corona, pihaknya juga akan membangun markas di Pulau Untung Jawa tersebut.
"Luasnya 300 meter persegi. Insya Allah 2021 selesai. Targetnya kawasan kepulauan ini melakukan pelatihan pendidikan di laut. Dalam rangka menyelamatkan para nelayan, menyelamatkan wisatawan jika terjadi kecelakaan," katanya.
Selain itu, pihaknya juga akan menyiapkan perahu karet, dan outbond untuk penanggulangan penyelamat di laut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pmi-jakarta-semprot-disinfektan-di-sekolah.jpg)