Sepak Bola
Alasan Bandung Premier League Membentuk Kompetisi Usia Dini
Bandung Premier League (BPL) dibentuk untuk menggali potensi anak-anak muda Bandung di lapangan sepak bola.
Penulis: RafzanjaniSimanjorang |
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bandung premier League (BPL) dibentuk untuk menggali potensi anak-anak muda Bandung di lapangan sepak bola.
"Awalnya saya tidak berpikir untuk menyalurkan pemain-pemain Bandung Premier League ke tingkat profesional," tutur CEO BPL Doni Setiabudi kepada Warta Kota, Kamis (9/7/2020) di Gedung Tribun Network, Jakarta.
Hal ini sesuai dengan konsep awal dirinya membentuk Bandung Premier League untuk komunitas yang suka dengan sepak bola atau fun football.
• Disiplin Patuhi Protokol Kesehatan Jadi Kunci Kesuksesan Kompetisi Sepak Bola di Era New Normal
Target awalnya pun hanya ditujukan kepada orang-orang yang memiliki uang dan ingin bermain bola.
Namun, seiring berjalan waktu, Doni memiliki pemikiran baru menjadikan Bandung Premier League sebagai wadah penopang masa depan sepak bola Indonesia.
"Kalau BPL (Bandung Premier League) senior usianya sudah 24 tahunan ke atas. Tentu ada pemain yang bagus tapi ditolak oleh pelatih di tim profesional karena faktor usia, dan track record," ujar pria yang akrab dipanggil dengan "Kang Jalu" ini.
• Kompetisi Sepak Bola Indonesia Diputar Lagi demi Kepentingan Tim Nasional
Untuk mengantisipasi hal itu, BPL pun membentuk kompetisi usia dini dari usia 9 hingga 17 tahun dan mengatur sistem pertandingannya agar tidak berbenturan.
Kini, BPL pun dikenal oleh masyarakat sebagai kompetisi sepak bola amatir Indonesia bernuansa profesional karena telah menggunakan teknologi di setiap pertandingan.
Selain itu, sistem yang dianut oleh BPL sesuai dengan sistem tim profesional, dan menganut sistem degradasi.
• Opsi Kompetisi Sepak Bola Dilanjutkan Tanpa Penonton, Ini Tanggapan Herwin Tri Saputra
Ada pun peserta BPL sudah mandiri dan memiliki manajemen yang bagus, termasuk pelatih, asisten, kitman, dan tim medis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/doni-setiabudi-ceo-bandung-premier-league.jpg)