Rabu, 22 April 2026

Kesehatan

Sempat Alami Kelangkaan, Stok Darah di PMI Tangsel Kini Mulai Membaik

Di tengah situasi pandemi covid-19 ketersediaan kantong darah di Palang Merah Indonesia Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sempat mengkhawatirkan.

Warta Kota/Rizki Amana
Kantong darah yang tersedia pada PMI Kota Tangsel pada Selasa, 7 Juli 2020. 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Di tengah situasi pandemi covid-19 ketersediaan kantong darah di Palang Merah Indonesia Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sempat mengkhawatirkan.

Kepala Unit Donor Darah (UDD) Kota Tangsel, Suhara Manullang mengatakan menipisnya stok darah tersebut terjadi di awal melandanya pandemi virus corona pada wilayah Kota Tangsel.

"Maret dan April (2020) kondisi permasalahan ketersediaan darah. Tapi UDD PMI Tangsel mengantisipasi dengan menulis surat ke RS (Rumah Sakit) apabila membutuhkan darah diharapkan ada darah pengganti, baik dari keluarganya, atau saudaranya," kata Suhara saat ditemui di Kantor PMI Kota Tangsel, Ciater, Serpong, Kota Tangsel, Selasa (7/7/2020).

Jadi Tahanan Titipan Jaksa di Rutan Salemba, Vicky Prasetyo Mengaku Siap Menjalani Proses Hukum

Kabar Gembira, 104 Kabupaten dan Kota Kini Tercatat Masuk Dalam Daftar Zona Hijau

"Sehingga itu bisa mencukupi kecukupan darah tersebut," imbuhnya. 

Suhara menjelaskan pada dua bulan tersebut pihaknya mencatat terdapat 2.615 kantong darah yang tersedia pada PMI Kota Tangsel.

Namun, stok tersebut menurun usai kebutuhan yang melebihi akibat banyaknya permintaan kantong darah dari fasilitas kesehatan yang terdapat di Kota Tangsel.

Protokol Kesehatan, Dokter Yusuf Pikirkan Para Pemain Bhayangkara FC yang Tak Tinggal di Mess

Sebab, PMI Kota Tangsel mencatat 2.801 kantong darah keluar dsemasa bulan Maret dan April 2020 lalu.

Kendati demikian, Suhara menuturkan pertumbuhan pendonor darah kembali terjadi pada bulan Juni 2020 lalu.

Banyaknya pendonor berdampak akan ketersediaan kantong daran yang mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.

Belum Memiliki Surat Bebas Covid-19, Aditya Putra Dewa Belum Dapat Bergabung ke Bogor

"Seiring waktu, pemahaman, serta adanya pelonggaran dari PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) Kota Tangsel ini sudah ada mulai perbaikan dari jumlah pendonor dan stok darah," jelasnya.

Adapun, PMI Kota Tangsel mencatat pengelauran kantong darah sebanyak 1.705 dari 1.717 kantong darah yang tersedia. (m23)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved