Virus Corona
Doni Monardo: Covid-19 Malaikat Pencabut Nyawa
Doni Monardo meminta bupati dan wali kota menyosialisasikan pencegahan dan penanganan Covid-19 dengan pendekatan berbasis kerarifan lokal.
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta bupati dan wali kota menyosialisasikan pencegahan dan penanganan Covid-19 dengan pendekatan berbasis kerarifan lokal.
Menurut Doni Monardo, peran antropolog, sosiolog, serta tokoh-tokoh adat dan agama, dapat menjadi solusi untuk menyampaikan pesan-pesan mengenai Covid-19.
Sehingga, masyarakat tidak mendapatkan informasi keliru dan dapat mengakibatkan keadaan semakin fatal.
• Tak Ada Seleksi Gara-gara Covid-19, HUT ke-75 RI Pakai Anggota Paskibraka Tahun Lalu
“Harus berbasis kearifan lokal. Libatkan antropolog dan sosiolog sebagai solusi."
"Jangan sampai masyarakat mendapat informasi yang keliru,” ungkap Doni Monardo dalam kunjungan kerja di Ambon, Maluku, Senin (6/7/2020).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu juga mengingatkan Covid-19 adalah ‘malaikat pencabut nyawa’, khususnya bagi mereka yang termasuk dalam kelompok rentan dan memiliki penyakit penyerta atau komorbid.
• UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 6 Juli 2020: Tambah 1.209, Total Pasien 64.958 Orang
“Covid-19 ini adalah malaikat pencabut nyawa, bagi mereka yang rentan dari segi usia dan memiliki komorbiditas,” tutur Doni Monardo.
Lebih lanjut, menurut data yang diperoleh Doni Monardo, rata-rata penularan Covid-19 di masyarakat adalah mereka yang positif namun tidak memiliki gejala.
Oleh sebab itu, dia meminta seluruh masyarakat tidak menganggap remeh penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 itu.
• Mensesneg: Progress Kabinet Berjalan Bagus, Jangan Ributkan Reshuffle Lagi
“Di Ambon sudah ada 17 warga yang meninggal akibat tertular dari orang tanpa gejala (OTG),” jelas Doni Monardo.
Di sisi lain, Doni Monardo juga mengajak agar masyarakat dapat bersungguh-sungguh melakukan upaya pencegahan dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.
Mulai dari menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, dan menggunakan masker.
• Berbekal Surat Sakit dari Klinik di Malaysia, Djoko Tjandra Kembali Absen di Sidang PK
Doni Monardo juga mengingatkan mengenai pentingnya menjaga imunitas tubuh dengan mengonsumsi makanan yang sehat, bergizi tinggi, dan rutin melakukan olahraga.
Hal itu menjadi penting, sebab benteng pertahanan yang pertama adalah masyarakat itu sendiri.
“Dokter dan perawat adalah benteng terakhir, benteng pertama adalah masyarakat,” tegas Doni Monardo.
• Jawa Timur Jadi Faktor Determinan, Pengaruhi Angka Kasus Covid-19 Tingkat Nasional
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/doni-monardo-kepala-bnpb.jpg)