Senin, 18 Mei 2026

Virus Corona

VIRUS Corona Kini Bermutasi Menjadi D614G yang Lebih Ganas dan Cepat Menyebar, Kata Ilmuwan Inggris

Hasil penelitian terbaru menunjukkan Virus Corona kini telah bermutasi dan lebih cepat dan mudah menyebar. Perlu ebih waspada dan hati-hati.

Tayang:
Editor: Suprapto
unsplash/Viktor Forgacs
Virus corona kini telah bermutasi dan lebih ganas serta mudah menyebar. 

* Virus Corona kini bermutasi menjadi D614G

* D614G lebih mudah dan cepat menyebar

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Virus Corona kini telah bermutasi dan muncul varian baru yang lebih cepat penyebarannya.

Para peneliti dari Los Alamos National Laboratory, Duke University dan University of Sheffield, Inggris,  mengklaim varian baru itu disebut 'D614G'.

Sekarang 'D614G' adalah jenis Virus Corona yang paling umum.

Kasus-kasus Coronavirus di seluruh dunia sekarang mencapai lebih dari 10,6 juta kasu.

Sekarang sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa sebagian besar dari kasus-kasus itu disebabkan oleh jenis infeksi virus yang lebih baru.

Mirror.co.uk memberitakan, para peneliti dari Los Alamos National Laboratory, Duke University dan University of Sheffield, Inggris, mengklaim bahwa varian baru yang disebut 'D614G' sekarang adalah jenis yang paling umum.

Varian ini mencakup perubahan kecil namun efektif pada protein 'lonjakan' pada permukaan virus, sehingga lebih mudah untuk masuk dan menginfeksi sel manusia.

Dr Thushan de Silva, Dosen Klinis Senior untuk Penyakit Menular di Universitas Sheffield, Inggris, mengatakan: "Kami telah mengurutkan galur SARS-CoV-2 di Sheffield sejak awal pandemi dan ini memungkinkan kami untuk bermitra dengan kolaborator kami untuk menunjukkan mutasi ini.

Virus ini telah menjadi dominan dalam strain yang beredar.

PENELITIAN Terbaru, Prof Italia Sebut Virus Corona Melemah, Tak Lagi Butuh Vaksin akan Mati Sendiri

BREAKING NEWS:Penelitian Terbaru Virus Corona Rusak Testis dan Produksi Sperma, Kesuburan Pria Turun

Studi peer-review penuh yang diterbitkan hari ini mengkonfirmasi hal ini, dan juga bahwa varian mutasi genom D614G baru juga lebih menular dalam kondisi laboratorium.

“Data yang disediakan oleh tim kami di Sheffield memberi kesan bahwa jenis baru itu dikaitkan dengan viral load yang lebih tinggi di saluran pernapasan atas pasien dengan Covid-19, yang berarti kemampuan virus untuk menginfeksi orang dapat ditingkatkanm,” kata Thushan de Silva.

Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis data viral dari seluruh dunia melalui basis data GISAID.

Basis data mencakup puluhan ribu rangkaian virus, yang memungkinkan para peneliti memperkirakan bagaimana virus itu berperilaku di seluruh dunia.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved