Jumat, 10 April 2026

Kriminalitas

Oknum Perwira TNI Letda RW Pembunuh Babinsa Tambora Kerap Melanggar dan Dicap Bandel

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen TNI Eddy Rate Muis, mengatakan bahwa oknum perwira TNI AL tersebut kerap melakukan pelanggaran.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dodi Hasanuddin
Humas Polres Metro Jakarta Barat
Polisi tunjukan barang bukti keributan yang mengakibatkan pengrusakan di Hotel Mercure, Jumat (3/7/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Bagaimanakah perilaku oknum Letda RW di sehari-hari sebelum membunuh Babinsa Tambora, Serda Saputra?

Dilansir dari Kompas.com, Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen TNI Eddy Rate Muis, mengatakan bahwa oknum perwira TNI AL tersebut kerap melakukan pelanggaran. 

Hal tersebut disampaikan Mayjen TNI Eddy Rate Muis dalam konferensi pers di Puspomal TNI AL, Jalan Boulevard Gading Raya Nomor 2, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (2/7/2020).

"Ini pelanggaran yang kesekian kalinya, sudah ada beberapa pelanggaran yang sebelumnya," kata Eddy.

Eddy menanbahkan bahwa sejumlah pelanggaran yang sebelumnya dilakukan oknum Letda RW masih dalam penyelidikan.

Oknum Letda RW Dua Kali Mengamuk

Sementara itu, diketahui bahwa tersangka pembunuh Babinsa Tambora tersebut mengamuk di Hotel Mercure, Tambora, Jakarta Barat Minggu (22/6/2020) lantaran ingin bertemu kekasihnya di hotel tersebut.

Ketika itu, RW datang dalam keadaan marah ke Hotel Mercure, Tambora.

Ia meminta petugas hotel mengizinkannya untuk bertemu dengan kekasihnya yang disebut tengah jalani karantina Covid-19 di hotel tersebut.

"Namun ketika diperiksa petugas nama kekasih RW tidak ada di daftar nama petugas hotel," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru dalam konferensi pers Jumat (3/7/2020).

Meski demikian, RW tidak percaya dengan kesaksian petugas hotel.

Akhirnya terjadi cekcok antara RW dan petugas keamanan hotel sehingga sebuah thermo gun dilempar RW hingga rusak.

Kurban di Tengah Pandemi Covid-19, Sekolah Relawan Kota Depok Siap Berikan Alternatif

Narkoba Jenis Baru dari Tumbuhan Hutan Amazon Brasil Diselundupkan dari Belanda ke Indonesia

Oknum TNI itupun diminta mengganti thermo gun tersebut. RW akhirnya mengganti thermo gun yang dirusaknya.

Karena masih kesal dengan petugas security, RW yang sempat pergi dari hotel, kembali bersama teman-temannya.

Di antara teman RW, sembilan merupakan warga sipil sedangkan dua lainnya merupakan oknum TNI.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved