PSBB
Wali Kota Bekasi Ajukan Perpanjang PSBB Satu Bulan, Diberi Nama PSBB Proporsional
Wali Kota Bekasi Ajukan Perpanjang PSBB Satu Bulan, Diberi Nama PSBB Proporsional. Simak selengkapnya di dalam berita ini.
Penulis: Muhammad Azzam |
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI--- Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengajukan perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama satu bulan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Akan tetapi pengajuan perpanjangan PSBB itu dengan nama berbeda yakni PSBB Proporsional. Diketahui masa PSBB Kota Bekasi berakhir pada Kamis, 2 Juli 2020.
"Iya tadi habis lakukan komunikasi semua kepala daerah Bodebek dengan Gubernur. Kita perpanjang PSBB, namanya PSBB Proporsional atau adaptasi tatanan idup baru masyarakat produktif aman Covid-19," kata Rahmat, di Stadion Patriot Candrabhaga, pada Rabu (1/7/2020).
Rahmat menerangkan Bodebek sebagai wilayah dekat dengan episentrum DKI Jakarta sehingga mengikuti kebijakannya, termasuk terkait perpanjangan PSBB ini.
• Pemrov DKI Perketat Pengawasan 300 Pasar di Jakarta Selama Perpanjang PSBB Transisi
"Jika ikuti DKI, perpanjang PSBB Transisi ini kan 14 hari atau sampai tanggal 15 Juli. Tapi tadi saya sampaikan maunya satu bulan," imbuh dia.
Rahmat menyebut sebetulnya PSBB sudah selesai. Akan tetapi dikarenakan wilayah Bodebek masih ada siklus episentrum dengan DKI Jakarta maka dilakukan perpanjangan.
"Maka itu perpanjang PSBB ini dijalankan secara proporsional. Jadi perpanjangan ini namanya adaptasi tatanan sosial, yang kemarin aja AKB (adaptasi kebiasaan baru) itu," tutur dia.
Rahmat menjelaskan sejumlah persiapan dilakukan mulai tetap menyiapkan alat tes corona berupa rapid test maupun tes swab PCR.
"Nah secara proporsional, antisipasi apa saja yang dilakukan, tentunya pemenuhan sarana prasarana kesehatan. Seperti kit PCR, rapid , masker terus fasilitas-fasilitas rumah sakit lainnya kita persiapkan," ucapnya.
• Berakhir 2 Juli 2020, Anies Baswedan Sedang Pertimbangkan Nasib PSBB Transisi di Jakarta Selanjutnya
Rahmat mengungkapkan saat ini stok kit rapid test ada sekitar 4.000 dan PCR sebanyak 2.000.
"Kita kan jalan terus nih, enggak berhenti-berhenti, setiap hari ada. Hari ini kita ketemukan, lima enam hari dia negatif pulang dirawat dipantau puskesmas," jelas dia.
Pepen menambahkan kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi fluktuatif atau naik turun. Akan tetap angkanya dikisaran 10-20 kasus positif.
Proses penyembuhannya juga sudah lebih baik, yang biasanya dirawat mulai 14-25 hari, saat ini hanya 6-12 hari saja.
Maka itu masyarakat Kota Bekasi tidak perlu khawatir.
"Angka penularan juga sudah dibawah satu, kasus kita fluktuatif nanti ada lagi naik terus turun. Tapi tidak lebih dari 15 atau 20, turun ke 10 naik turun terus aja gitu," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/wali-kota-bekasi5.jpg)