Breaking News:

Liputan Eksklusif

Siswa Ikut Bimbel Rp 89 Juta Demi Masuk FK UI, yang Lagi Tren Bimbel Model Karantina

Istimewanya, bimbel itu berupa privat intensif yang menggaransi pesertanya lulus tes masuk Fakultas Kedokteran 100 persen.

Harian Warta Kota
Bimbingan belajar (belajar) model karantina kini menjamur dan diminati siswa dan orangtua siswa agar sang anak bisa lulus masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN). 

Desly mengatakan, seharusnya ia membayar Rp 80 juta per anak atau total Rp 160 juta.

Tapi ia dapat potongan karena memasukkan dua anak sekaligus. Biaya Rp 80 juta dikorting menjadi Rp 60 juta per anak.

"Dengan biaya segitu tentu harapan terbesarnya anak saya diterima masuk fakultas kedokteran di perguruan tinggi negeri," ujarnya.

Desly mengakui harga bimbel di Educate jauh lebih mahal ketimbang bimbel reguler. Tapi ia dan anak-anaknya sudah kadung penasaran.

Testimoni dari rekan dan orangtua yang ia temui di ITB kian memantapkan niat mereka.

Ia yakin dengan dikarantina, Chika dan Rani--sapaan karib Rania--bakal lebih fokus.

Bila belajar di rumah, lanjut Desly, anak-anaknya rentan mendapat gangguan terutama dari ponsel.

Meski optimistis, Desly tetap menyiapkan diri bila anak-anaknya tak lolos masuk FK PTN. Ia mengaku tak ambil pusing.

Terpenting Chika-Rani telah berjuang maksimal. Apalagi Educate menggaransi anak didiknya bisa 100 persen lulus. Bila gagal, uang pendidikan bakal dikembalikan.

"Kalau enggak masuk, dia (Educate) bakal mengembalikan uang pendidikannya sebesar Rp 30 juta. Saya karena diskon jadi dikembalikan Rp 10 juta-an kalau enggak salah deh," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Lucky Oktaviano
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved