Sabtu, 25 April 2026

Pasar Kopro Ditutup 3 Hari, Pedagang Rugi Rp 15 Juta

Salah seorang pedagang di Pasar Kopro mengaku rugi Rp 15 juta karena pasar itu ditutup tiga hari untuk sterilisasi Covid-19.

Penulis: Desy Selviany |
Warta Kota
Pedagang Pasar Kopro, Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rudi ditemui di depan tokonya yang tutup Senin (29/6/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Salah seorang pedagang di Pasar Kopro mengaku rugi Rp 15 juta karena pasar itu ditutup tiga hari untuk sterilisasi Covid-19.

Satu di antara pedagang di Pasar Tomang Barat atau Pasar Kopro Rudi terlihat duduk di depan pasar. Rudi duduk berdua di depan tokonya yang harus ditutup karena pandemi Covid-19.

Pedagang emas itu menanti pembeli di tengah pasar yang harus ditutup karena sterilisasi.

Ditutup Selama Sterilisasi Covid-19, Begini Suasana Pasar Kopro

"Siapa tahu tetap ada pembeli atau orang yang mau menjualkan emas. Jadi nanti transaksi di luar pasar," kata Rudi ditemui di Pasar Kopro, Senin (29/6/2020).

Rudi tidak menampik mengalami kerugian yang tidak sedikit akibat pasar yang harus ditutup karena pandemi Covid-19.

Kerugian bahkan mencapai Rp15 juta jika toko perhiasannya harus ditutup selama tiga hari.

"Saat pandemi Covid-19 penjualan memang sudah menurun. Namun ketika pasar ditutup sama sekali enggak ada pemasukan," ujar Rudi.

Pasar Kopro Tomang Ditutup Sementara selama Tiga Hari setelah Pedagang Jalani Swab Test Massal

Hal inilah menurut Rudi yang menjadi masalah. Namun Rudi dan pedagang lain mengaku pasrah.

Rudi hanya berharap bisa berjualan lagi seperti biasa usai sterilisasi pasar.

"Ya semoga Pandemi Covid-19 bisa berakhir sehingga saya bisa jualan lagi seperti biasa," harapnya.

Diberitakan sebelumnya Pasar Tomang Barat atau Kopro, Tomang, Grogol Petamburan Jakarta Barat ditutup selama tiga hari. Penutupan berlangsung sejak Senin (29/6/2020).

Begini Kondisi Kios Daging Sapi di Pasar Kopro

Camat Grogol Petamburan Didit Sumaryanta mengakui bahwa hasil uji swab masal yang digelar di pasar itu sudah keluar.

Namun pihaknya masih belum dapat mengungkapkan jumlah pedagang yang positif dan negatif Covid-19.

"Sebab dari 155 pedagang yang jalani uji swab. Saya baru dapat hasil dari 135 orang," ujar Didit dikonfirmasi Senin (29/6/2020).

Namun demikian, sebagai bentuk antisipasi penyebaran Covid-19, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PD Pasar Jaya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved