Breaking News:

Virus Corona

Sebelum 1 Juli 2020 Pengguna Kartu Kredit Wajib Aktivasi PIN, Jika Tidak Ini Dampaknya

Dengan diberlakukannya PIN pada kartu kredit, maka saat transaksi tidak lagi menggunakan tanda tangan.

Warta Kota/Dodi Hasanuddin
AKKI PT Visa Worldwide Indonesia gelar seminar virtual WAJIPIN bertajuk “Siapkah kamu dengan masa depan nontunai? Pentingnya menjaga keamanan bertransaksi di era digital”, Selasa (23/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) dan Visa akan terus mengedukasi pengguna kartu kredit tentang pemberlakuan personal identification number (PIN) kartu kredit mulai 1 Juli 2020.

Tingginya transaksi nontunai selama pandemi Covid-19 membuat penerbit kartu kredit meningkatkan keamanan kartu kredit dari pelaku kejahatan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif AKKI, Steve Marta seminar virtual WAJIPIN bertajuk “Siapkah kamu dengan masa depan nontunai? Pentingnya menjaga keamanan bertransaksi di era digital”, Selasa (23/6/2020).

Steve Marta menyatakan bahwa AKKI telah memiliki gugus tugas yang anggotanya terdiri dari seluruh penerbit kartu kredit.

Persilakan KPK Sadap Nomor Ponselnya, Airin: Asal Ikuti Aturan

Larangan Kantong Plastik, YLKI menilai masyarakat perlu diedukasi dalam penggunaan wadah belanjaan

Catat Laba Bersih Rp 1,18 Triliun di 2019, Allianz Life Optimistis Akan Terus Tumbuh di 2020

Release Sepeda Lipat Pikes Gen 2 Diundur, Ini Penyebabnya

Selain menyelesaikan masalah terkait kartu kredit, gugus tugas tersebut melakukan edukasi. Salah satunya edukasi tentang pentingnya PIN kartu kredit. 

Sesuai Surat Edaran Bank Indonesia No. 16/25/DKSP tahun 2014, seluruh kartu kredit yang diterbitkan penerbit kartu kredit di Indonesia wajib melakukan aktivasi PIN sebelum 1 Juli 2020. 

Dengan diberlakukannya PIN pada kartu kredit, maka saat transaksi tidak lagi menggunakan tanda tangan. Tujuan dari penggunaan PIN tersebut untuk keamanan bagi pengguna kartu kredit dari kejahatan perbankan.

"Aktivasi PIN itu terdengarnya gampang, tapi pelaksanaannya tidak semudah yang dipikrikan. Maka dari itu edukasi akan terus dilakukan. Penggunaan PIN ini untuk meningkatkan keamanan dari segi teknologi," kata Steve.

Steve menyatakan bahwa edukasi PIN secara terus menerus dilakukan lantaran dari hasil survei yang dilakukan untuk menaksir level awareness di Juni ini, meskipun kurang dari 50% dari total responden
mengaku mereka mengetahui tenggat waktu pemberlakuan PIN.

Sebagian besar pemegang kartu (81%) mengungkapkan mereka terinformasi dengan baik mengenai tenggat waktu tersebut.

Halaman
123
Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved