Kecelakaan Lalu Lintas
Dini, Petugas PPSU Kelapa Gading Barat Ditabrak Mobil Boks saat Berangkat Kerja, Penabrak Kabur
Dini (35), anggota PPSU Kelurahan Kelapa Gading Barat, mengalami kecelakaan di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2020).
Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK - Dini (35), anggota Penanganan Prasarana dan Sarana Umum atau PPSU Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara mengalami kecelakaan di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Senin (22/6/2020) pagi.
Lurah Kelapa Gading Barat Abdul Buang menceritakan, Dini kecelakaan saat berangkat kerja dari rumahnya di Kampung Melayu, Jakarta Timur menuju Kelapa Gading, Jakarta Utara.
“Dia naik motor. Menuju ke zona dia di Kelapa Gading Barat,” ungkap Buang, Senin (22/6).
Menurut Buang, Dini merupakan korban tabrak lari oleh orang yang tidak bertanggung jawab yang terjadi sekira pukul 05.30 WIB tersebut.
“Dari belakang ditabrak mobil boks sehingga terjatuh. Padahal PPSU kita itu sudah memperlengkapi diri (dengan) pakaian komplet lengkap segala macam,” ujar Buang.
• BREAKING NEWS: DKI Ubah Sif Kerja Pegawai Perkantoran dengan Jeda Waktu Tiga Jam
• BREAKING NEWS: Patung Penemu Benua Amerika Christopher Columbus di Minnesota Dirobohkan
• Warga DKI Kaget, Kawasan Stasiun Tanah Abang Jadi Lebih Tertata Setelah Jadi Kawasan TOD
Beruntung masyarakat yang berada di sekitar lokasi dan melihat kejadian tersebut langsung melaporkan ke pos polisi terdekat dan dievakuasi ke RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
“Sehingga alhamdulillah bisa ditolong polisi, menghubungi kita, kita langsung bergerak ke sana,” ungkap Buang.
Petugas PPSU Cantik Masih Trauma dan Pusing Setelah Ditabrak Motor
Sebelumnya diberitakan, Sellha Purba (21), petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) cantik, kondisinya mulai membaik pasca-mengalami kecelakaan.
Hal itu ia ungkapkan saat diwawancarai Wartakotalive di Kantor Kelurahan Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara, Senin (7/10/2019).
Meski telah membaik, terkadang Sellha juga masih merasakan trauma dan pusing-pusing saat beraktivitas.
“Keadaan udah mulai membaik juga, tapi sedikit pusing-pusing, tapi memang kata dokter enam bulanan baru pusingnya hilang,” jelas Sellha.
Dirinya pun masih menjalani rawat jalan ke rumah sakit untuk kontrol, seminggu sekali.
Perihal biaya, ia mengaku semuanya gratis ditanggung Pemerintah Provinis DKI Jakarta dan Jasa Raharja.
• Ini Alasan Pengacara Tomy Winata Marah Lalu Aniaya Hakim, Besok Sidang Perdana
“Jadi kalau obat habis disuruh datang ke rumah sakit. Biaya ditanggung Pemprov DKI dan Jasa Raharja,” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/dini-ppsu.jpg)