Rabu, 3 Juni 2026

Bentrok Ojol VS Debt Collector

UPDATE Bentrok Driver Ojol VS Debt Collector di Surabaya, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Kericuhan antara debitur yang merupakan driver ojek online dengan sejumlah orang diduga debt collector di Surabaya berujung laporan polisi

Tayang:
Editor: Feryanto Hadi

WARTAKOTALIVE.COM, SURABAYA--Sekelompok driver ojek online (ojol) di Surabaya terlibat kericuhan dengan orang-orang yang diduga adalah debt collector.

Kericuhan tersebut berakhir dengan tiga driver ojol yang dilarikan ke rumah sakit serta laporan polisi.

 Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya saat ini terus menyelidiki bentrokan antara ojok online (ojol) dengan debt collector di depan kantor leasing Mega Auto Finance (MAF), Jalan Taman Ais Nasution, Surabaya.

Penyelidikan itu merupakan tindak lanjut laporan tiga orang korban luka dari pihak driver ojek online.

Andre Rosiade Usul Agar Arief Puyoono Dipecat dari Gerindra Jika Tak Hadiri Sidang Mahkamah Partai

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana membenarkan laporan tersebut.

 "Saat ini kami melakan penyelidikan. Kami periksa keterangan saksi korban dan beberapa saksi lainnya," kata Arief, Jumat (19/6/2020).

Arief melanjutkan, hari ini korban baru diperiksa lantaran kemarin masih jalani perawatan di RS Adi Husada Surabaya.

Disinggung terkait dua kubu yang berseteru, Arief tak menampik jika keduanya merupakan kubu driver ojek online dan debt collector.

Ditanya soal ketiga korban itu, Arief masih belum banyak mendapat informasi lantaran masih dalam proses pemeriksaan.

"Belum tahu apakah ini debitur yang awalnya datang ke leasing atau teman-teman mereka (driber ojek online) lainnya. Masih kami periksa,"tambahnya.

Dokter Tirta Curhat tentang Mental Healt Akibat Bullying, Uus: Kalau Mau Bunuh Diri Ngga Papa kok

 Kronologi kejadian

Menurut Arief, pihakanya memang menerima laporan terkait insiden di Bambu Runcing tersebut.

Kericuhan antara debitur yang merupakan driver ojek online dengan sejumlah orang diduga debt collector di Surabaya berujung laporan polisi.

Hal itu diakui Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana, Kamis (18/6/2020).

Menurut Arief, pihkanya memang menerima laporan terkait insiden di Bambu Runcing tersebut.

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved