Jumat, 8 Mei 2026

Virus Corona

Tergolong Obat Keras, Dulu Dexamethasone Jarang Dibeli Masyarakat, Mengapa Sekarang Diburu?

Obat Dexamethasone kini diburu masyarakat setelah beberapa muncul pemberitaan bahwa obat tersebut ditengarai bisa menyembuhkan Covid-19.

Tayang:
Penulis: Rangga Baskoro |
Warta Kota/Rangga Baskoro
Obat dexamethasone yang dipercaya bisa menyembuhkan Covid-19, Pasae Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (18/6/2020). 

Sehingga meredakan nyeri dan menurunkan demam.

Diketahui, Dexamethasone jadi obat pertama yang terbukti secara efektif bekerja melawan virus corona atau Covid-19.

Obat ini merupakan obat steroid berdosis rendah yang biasanya digunakan untuk mengobati berbagai reaksi alergi.

Selain itu juga mengobati rheumatoid arthritis dan asma, gangguan darah/hormon/sistem kekebalan tubuh, masalah pernapasan, gangguan usus tertentu, dan kanker tertentu.

Pada Selasa (16/6/2020), para ahli yang dipimpin dari Universitas Oxford mengungkap temuan awal mereka.

Mereka meresepkan dexamethasone kepada sekitar 2.000 pasien Covid-19 dengan kasus parah.

Hasilnya, obat itu mampu mengurangi risiko kematian dengan rasio 1:3 untuk pasien yang memakai ventilator dan 1:5 pada pasien yang menggunakan tabung oksigen.

Dexamethasone (deksametason) merupakan obat pertama yang terbukti efektif mengurangi risiko kematian pada pasien Covid-19 dengan kondisi parah. (SHUTTERSTOCK/MAXIM ERMOLENKO)

Dosis harian dexamethasone dapat mencegah satu dari delapan kematian pasien yang menggunakan ventilator dan menyelamatkan satu dari setiap 25 pasien yang membutuhkan tabung oksigen.

Selain meresepkan dexamethasone kepada 2.000 pasien Covid-19 dengan kasus parah, tim juga melibatkan 4.000 pasien sebagai kelompok kontrol.

Kelompok kontrol ini tidak diberi dexamethasone.

Peneliti memperkirakan, jika obat itu diberikan di Inggris sejak awal pandemi, maka sekitar 5.000 nyawa bisa diselamatkan.

Disambut WHO

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyambut baik hasil uji klinis awal dari Inggris (UK) yang menunjukkan deksametason dan kortikosteroid, dapat menyelamatkan nyawa bagi pasien Covid-19 yang kritis.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved