Selasa, 14 April 2026

New Normal

Masa PSBB Transisi dan New Normal, Operasional RPTRA di Jakarta Utara Masih Ditutup

RPTRA di Jakarta Utara masih ditutup sementara hingga batas waktu belum ditentukan selama masa pandemi virus corona atau Covid-19.

Penulis: Junianto Hamonangan |
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Ilustrasi Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, dimanfaatkan anak-anak sebagai arena bermain. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNG PRIOK - Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di  Jakarta Utara masih ditutup sementara hingga batas waktu belum ditentukan selama masa pandemi virus corona atau Covid-19 dan new normal.

Kepala Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Utara, Noer Subchan mengatakan, RPTRA belumberoperasi selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

“Di masa PSBB transisi, operasional RPTRA belum dibuka kembali sampai pemberitahuan selanjutnya,” ujar Subchan, Senin (15/6/2020).

Dinas PPAPP DKI Jakarta: Pembukaan 50 RPTRA di Jakarta Pusat Masih Menunggu Arahan

Anak-Anak Harus Ada Pendamping saat Bermain di RPTRA pada Masa PSBB Transisi

Hal itu sesuai Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 563 Tahun 2020 tentang pemberlakuan, tahapan dan pelaksanaan kegiatan/aktivitas masa PSBB transisi menuju masyarakat sehat, aman dan produktif.

Sementara itu, pengelola 77 RPTRA di Jakarta Utara dan yang tersebar di 24 kelurahan, Noer memastikan mereka tetap bekerja dari rumah masing-masing.

“Sedangkan pengelola RPTRA bekerja dari rumah namun tetap memantau RPTRA melalui patroli,” kata Subchan.

Pengelola RPTRA bertugas membersihkan, merawat sarana dan prasarana, mematikan, dan menghidupkan lampu, melakukan penyemprotan disinfektan, memelihara tanaman dan kolam gizi di RPTRA.

VIDEO: Seluruh RPTRA Ditutup di Masa PSBB dan Pandemi Covid 19

P2RPTRA Jakarta Utara Donasikan Puluhan Paket Sembako Bagi Warga Terdampak COVID-19

"Para pengelola RPTRA harus tetap merawat, menjaga dan mengawasi area RPTRA,” kata Subchan.

Sejak diterapkan PSBB, beragam aktivitas di RPTRA berhenti karena lokasi tersebut rentan terjadi penyebaran virus corona.

Apalagi pengunjung RPTRA didominasi  anak-anak, lansia, ibu hamil dan menyusui.

“Kita harapkan pandemi Covid-19 bisa segera berakhir dan masyarakat kembali memanfaatkan RPTRA sebagai wadah interaksi sosial,” kata Subchan. 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved