Virus Corona
PT KAI Batasi Jumlah Penumpang Kereta Jarak Jauh, Maksimal 70 Persen
Di dalam kereta sudah diatur tempat duduk yang bisa digunakan untuk memastikan jarak fisik antar penumpang tetap terjaga sepanjang perjalanan.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dodi Hasanuddin
WARTAKOTALIVE.COM, SENEN - Kepala Humas PT KAI Daerah Operasional I Jakarta Eva Chairunisa, mengatakan, sudah dilakukan pembatasan jumlah maksimal penumpang kereta jarak jauh.
Maksimal penumpangnya 70 persen dari kapasitas normal.
Sebab itu, di dalam kereta sudah diatur tempat duduk yang bisa digunakan untuk memastikan jarak fisik antar penumpang tetap terjaga sepanjang perjalanan.
"Kita tetapkan 70 persen, jadi dari sekitar 620-an itu (hanya bisa) sekitar 440-an lah. Jadi penumpang tetap harus mengikuti aturan duduk," kata Eva, Jumat (12/6/2020).
Sementara itu, pada tahap awal pengoperasian kembali KA Jarak Jauh, Jumat (12/6). PT Kereta Api Indonesia (KAI) hanya menyediakan satu keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen. Adapun kereta yang diberangkatkan tujuan Senen-Purwokerto.
Meskipun hanya satu kereta yang melayani keberangkatan pada pukul 09.15 WIB pagi, hingga saat ini kondisi Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat tetap terpantau sepi.
Hanya terlihat beberapa petugas keamanan yang tetap melakukan penjagaan di sekitar Stasiun Pasar Senen. Meski tak ada penguna kereta api jarak jauh, namun ada beberapa penguna krl terlihat memasuki area Stasiun meski jumlahnya sedikit.
• Apresiasi Jaksa Tuntut 1 Tahun Penjara Terdakwa Kasus Novel Baswedan, IPW Sebut Penganiayaan Ringan
• Sembilan Kelurahan di Jakarta Utara Masuk Zona Merah, Terapkan PSBL untuk Tekan Penyebaran Covid-19
• Krisdayanti Buka Suara dalam Podcast Bersama Deddy Corbuzier
• Bioskop Akan Dibuka Lagi Saat New Normal, Begini Pendapat Lola Amaria?
Beberapa kursi tunggu penumpang yang biasanya padat pun kini tampak lengang tak berisi, meski beberapa lantai stasiun sudah ditempeli stiker jarak aman bagi para calon penumpang kereta api.
Eva Chairunisa mengatakan, meskipun baru satu keberangkatan jadwal dan tujuan keberangkatan KA Jarak Jauh Reguler dari wilayah Jakarta secara bertahap.
"Di tahap awal baru satu KA dulu Serayu relasi Stasiun Pasar Senen-Purwokerto. Nah nanti akan dievaluasi, kita tambah secara bertahap," kata Eva, Jumat (12/6/2020).
Sementara itu menurut Eva meskipun sudah beroperasi, namun pagi tadi belum ada penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen. Meski ada empat calon penumpang yang datang, hanya saja mereka gagal untuk berangkat karena persyaratanya belum lengkap.
Karena dikatakan Eva setiap calon penumpang yang akan melakukan perjalanan akan ada pemeriksan SIKM. Sesuai m SE gugus tugas surat edaran nomor 7 untuk pembelian tiket itukan harus ada berkas berkas yang harus ditunjukkan kepada petugas salah satunya uji tes PCR atau rapid test.
"Tadi si ada sekitar 4 orang tapi tidak lengkap berkasnya Jadinya belum bisa berangkat.
Tetapi kan nanti dari stasiun senen itu ada juga yang naik dari stasiun Bekasi , cikampek, kemudian kerrawang, karena kan serayu juga berhenti dan mengangkut penumpang dari stasiun tersebut," katanya.
• Penganiaya Novel Baswedan Dituntut Setahun Penjara, Begini Tanggapan Mabes Polri
• BERITA POPULER: Hotman Pamer Lexus | Ruben Onsu Kalah | Cewek China Poliandri | CEO Huawei Ditangkap
• KAI Operasikan 1 Kereta di Tahap Awal Pengoperasian Relasi Pasar Senen-Purwokerto
• Sadis, Begini Cara Sang Ayah Membunuh 2 Anaknya Sebelum Gantung Diri, Karena Motif Ekonomi?
Menurut Eva, saat ini Daop 1 Jakarta, sudah mempersiapkan protokol kesehatan selama masa adaptasi menuju kebiasaan baru atau new yang mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan No HK.01.07/Menkes/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.
Dari sisi aturan, kata Eva, para penumpang KA Jarak Jauh wajib menggunakan masker dan pelindung wajah (face shield), khususnya setelah melakukan proses pengecekan tiket dan pengukuran suhu tubuh sesuai ketentuan, yakni maksimal 37,3 derajat Celcius.