Rabu, 20 Mei 2026

Virus Corona

Menakar Jurus Pemerintah Indonesia Atasi Dampak Covid-19, Ini Proyeksi Bank Dunia

Virus yang mulai mewabah di Indonesia awal Maret 2020 mampu menekan seluruh aktivitas masyarakat dengan cepat hanya dalam waktu kurang dari 3 bulan.

Tayang:
Kompas.com/Mutia Aziza
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat ditanya wartawan soal dana bantuan sosial DKI Jakarta. Baru-baru ini Menkeu Sri Mulyani menyatakan bahwa pemerintah akan berupaya memperkuat kinerja ekonomi agar pertumbuhan pada akhir tahun dapat mencapai di atas nol persen. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Rasa tidak putus asa dan optimisme itu saat ini sangat tercermin pada upaya pemerintah dalam menjaga keberlangsungan hidup Indonesia yang sedang didera pandemi virus corona baru atau Covid-19.

“Jangan pernah putus asa mencintai negeri ini” merupakan seruan yang sering diucapkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk mengingatkan bahwa seluruh elemen bangsa harus saling menyejajarkan bahu menghadapi segala masalah yang dihadapi negeri ini.

Rasa tidak putus asa dan optimisme itu saat ini sangat tercermin pada upaya pemerintah dalam menjaga keberlangsungan hidup Indonesia yang sedang didera pandemi virus corona baru atau Covid-19.

Virus yang mulai mewabah di Indonesia pada awal Maret 2020 ini mampu menekan seluruh aktivitas masyarakat dengan sangat cepat hanya dalam jangka waktu tidak lebih dari tiga bulan.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2020 hanya sebesar 2,97 persen atau melambat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 5,07 persen.

 Kisah Wahati, Lahirkan Bayi Sendiri Saat Hujan Deras di Semak-semak Beratapkan Kardus

 Kisah Wahati Lahirkan di Semak-semak, Ini Alasan Sudin Sosial Jakbar Pisahkan Ibu dengan Bayinya

 Masyarakat Keluhkan Tagihan Melonjak, Jubir Presiden Bantah Ada Kenaikan Tarif Listrik

Realisasi pertumbuhan ekonomi yang hanya mampu menyentuh 2,97 persen pada triwulan I,  jauh dari prediksi pemerintah sebelumnya yakni 4,5 persen sampai 4,6 persen patut diwaspadai.

Kewaspadaan perlu ditingkatkan mengingat pemerintah sendiri menargetkan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan untuk tahun ini akan berada di kisaran 2,3 persen hingga terkontraksi 0,4 persen.

Bahkan baru-baru ini Menkeu Sri Mulyani menyatakan bahwa pemerintah akan berupaya memperkuat kinerja ekonomi agar pertumbuhan pada akhir tahun dapat mencapai di atas nol persen.

“Triwulan II akan turun akibat PSBB tapi dengan stimulus maka triwulan III dan IV bisa terkejar jadi kita berharap ekonomi bisa masuk zona positif,” katanya dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Rabu (3/6/2020).

 Kisah Anak Laki-laki Diterkam Buaya Lalu Diseret di Hadapan Ayahnya Sendiri, Begini Akhirnya

Hal tersebut mencerminkan optimisme pemerintah Indonesia dalam menanggapi penurunan proyeksi Bank Dunia untuk perekonomian Indonesia dari sebelumnya 2,1 persen menjadi nol persen atau tidak tumbuh pada tahun ini.

Tak hanya Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF) yang pada April memprediksikan pertumbuhan di Asia terhenti nol persen untuk tahun ini juga akan merevisi turun proyeksi tersebut dalam revisi terbaru Prospek Ekonomi Dunia (WEO) akhir Juni 2020.

Pertumbuhan ekonomi yang tertekan terefleksi pada peningkatan jumlah pengangguran yaitu menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa ada sekitar 2 juta hingga 3,7 juta orang yang dirumahkan dan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Angka itu jauh lebih besar dibandingkan dengan catatan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yaitu 1,7 juta orang, sedangkan Kadin mencatat terdapat 6 juta orang menganggur akibat pandemi Covid-19.

Kronologi Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Trailer di Cengkareng, Ini Gara-garanya

Sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat pengangguran pada Februari 2020 mencapai 6,88 juta orang atau bertambah 60 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved