Kabar Tokoh

Undangan Sudah Dikirim, Luhut Pandjaitan Siap Debat Lawan Rizal Ramli dan Djamester Simarmata

Selain Rizal Ramli, Luhut pun turut mengundang Dosen senior Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Djamester Simarmata, Kamis (11/6/2020)

Editor: Feryanto Hadi
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bersilaturahmi dengan para awak media bertajuk 'Coffee Morning' di Gedung BPPT, Jalan, MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (26/3/2017). 

"Ini debat yang sangat bisa menggali luar biasa sisi dari Pak Rizal maupun sisi dari intelektualitas dari Pak Luhut," jelasnya.

Kata Adamsyah, debat nanti juga akan ditengahi oleh juri.

Juri akan diambil masing-masing dari pihak Rizal Ramli, Luhut Binsar Pandjaitan, serta dari ProDem.

Digulirkan Jokowi Saat Pandemi Covid-19, HNW Sebut Tapera sebagai Tambahan Penderitaan Rakyat

"Juri itu nanti formatnya saya minta tim dari dia dan tim dari Bang Rizal untuk ketemu dengan saya dan tim saya, untuk memformulasikan format."

"Tapi biar fair, saya minta nama-nama juri dari mereka dan nama-nama juri dari Bang Rizal, dan nanti juga ada juri dari tim saya."

"Sementara format teknis yang detail nanti akan kami sampaikan satu atau dua hari sebelum debat berlangsung,"beber Adamsyah.

Djamester juga terima tantangan Luhut

Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia, Djamester Simarmata menyatakan kesiapannya meladeni tantangan berdebat soal utang negara yang sebelumnya dilayangkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Menko LBP sebelumnya, menantang siapa saja pengkritik utang negara untuk bertemu dengannya dengan beradu data.

Djamester Simarmata mengungkapkan alasannya tertarik untuk turut berdebat dalam tema tersebut.

Salah satunya karena dia seringkali memberikan kritik terhadap utang negara.

 Terima Tantangan Debat Luhut Pandjaitan soal Utang Negara, Guru Besar UI: Tolong Sediakan Waktunya

Selain itu, dia memastikan tidak ada kepentingan politik dalam hal diskusi soal utang.

Semuanya murni dari hasil kajian ilmiah yan dia lakukan.

"Dalam debat utang saya tidak dukung siapapun, kecuali kajian ilmiah. Saya anti orang yg koar-koar tanpa kajian riil, cari popularitas politik. Kritik saya tidak hanya praktis, tapi teori. Krugman sy kritik di MIT & dia tunduk. Teori Solow saya kritik, didukung Thomas Piketty, & bbrp Prof lain," tulis Djamester Simarmata dalam akun twitternya, dikutip Wartakotalive.com pada Jumat (5/6/2020).

Djamester Simarmata juga mengungkapkan, agar kesediannya untuk berdebat soal utang ini jangan dibuat menjadi gaduh.

Sebab, ia melakukan hal itu atas dasar pengetahuan ilmiah yang dia miliki.

Sumber: WartaKota
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved