Virus Corona Jabodetabek
Update, Sebanyak 179.682 Warga Jakarta Ikuti Swab Test Covid-19
Sebanyak 179.682 warga Jakarta telah mengikuti swab test Covid-19 secara kumulatif memakai alat polymerase chain reaction (PCR).
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Sebanyak 179.682 warga Jakarta telah mengikuti swab test Covid-19 secara kumulatif memakai alat polymerase chain reaction (PCR).
Pengecekan yang dilakukan sampai Jumat (5/6/2020) ini dianggap lebih akurat karena sampel swab diambil dari hidung dan tenggorokan.
Pihak Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan, pelaksanaan tes PCR per Senin (8/6/2020) kemarin ada 2.343 orang.
• Puluhan Warga Bawa Paksa Pasien Meninggal Diduga Covid-19 di RS Mekarsari Bekasi Viral, Ini Kisahnya
“Rinciannya, sebanyak 1.762 orang mengikuti tes untuk menegakkan diagnosis kasus baru, dengan hasil 194 orang positif dan 1.824 orang negatif,” kata Ani berdasarkan jumpa pers melalui siaran YouTube Pemprov DKI Jakarta pada Selasa (9/6/2020).
Ani mengatakan, jumlah kasus positif itu sudah termasuk dengan tambahan hasil spesimen 40 orang dari laboratorium swasta.
Pada Sabtu (6/6/2020) dan Minggu (7/6/2020) lalu, laboratorium swasta tutup sehingga pemeriksaan baru dilakukan pada Senin (8/6/2020).
• VIDEO: Lalu Lintas Arah dari Kota Tangerang Menuju Kabupaten Tangerang Macet Parah
Karenanya, jumlah kasus Covid-19 pada Selasa (9/6/2020) ini bertambah 234 orang menjadi 8.276 kasus.
Kata dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR.
Di antaranya membangun Laboratorium Satelit Covid-19, berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu sejak 9 April 2020, dan membangun jejaring dengan 36 laboratorium pemeriksa Covid-19.
• Detik-detik Rapid Massal Mendebarkan di Tomang, Warga Tetap Jalani Test Meski Phobia Jarum
Sementara itu, jumlah warga Jakarta yang mengikuti rapid test atau tes cepat Covid-19 ada 170.378 orang.
Dari jumlah itu, sebanyak 6.232 orang atau empat persen dinyatakan reaktif Covid-19, sedangkan 164.146 orang dinyatakan non-reaktif.
Pemeriksaan masif secara selektif terus dilakukan di daerah kelurahan terpilih yang dikaji secara epidemiologis dan berdasarkan kepadatan penduduk.
• Wali Kota Mau Lapor ke Gubernur, Ingin Lurah dan Camat Ambil Alih Pengelolaan Pasar, Ini Alasannya
“Ada 58 Kelurahan terpilih yang dilakukan rapid test tersebut.
"Sasaran ditujukan kepada warga lansia, warga dengan kasus penyakit tertentu, dan juga pada ibu hamil,” ujarnya.
Bagi orang yang hasilnya dinyatakan reaktif Covid-19, petugas akan membawanya ke rumah sakit rujukan Covid-19 untuk pengecekan lebih lanjut dengan swab tes.
• Banyak Kasus Pengambilan Paksa Jenazah PDP Covid-19, Kapolri Terbitkan TR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ani-ruspitawati.jpg)