Sabtu, 11 April 2026

PSBB Jakarta

Monas Perketat Pengawasan Pengunjung ketika Dibuka untuk Umum

Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas tengah mempersiapkan rencana Monumen Nasional (Monas) untuk dibuka kembali untuk umum di masa PSBB transisi

Penulis: Joko Supriyanto |
Kompas.com
Perayaan menjelang Tahun Baru di Monas, Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas tengah mempersiapkan rencana Monumen Nasional (Monas) untuk dibuka kembali untuk umum di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Pihak Kepala UPK Monas Isa Sanuri mengatakan jika pihaknya mengaku telah siap untuk kembali membuka Monas untuk umum.

Hanya saja, ia menunggu SK mengenai dibukanya kembali Monas.

Situasi terkini di Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).
Situasi terkini di Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019). (Fikri Luthfi Khairul)

Namun merujuk paparan dari Gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu, diperkiran Monas akan buka di minggu ketiga bulan Juni 2020 atau bertepatan pada evaluasi PSBB transisi.

"Kalo persiapan sendiri sebenarnya kita tengah mempersiapkan yang ruangan-ruangan juga sudah rutin kami disinfektan, kita juga juga siapkan tempat cuci tangan sebelum masuk ke area tugu," kata Isa Sianturi dikonfirmasi, Sabtu (6/6/2020).

Menurut Isa, ketika Monas kembali dibuka tentunya protokol kesehatan pun juga akan dijalankan secara ketat, seperti pengecekan suhu tubuh pengunjung, wajib bermasker, hingga jaga jarak antar pengunjung dengan pengunjung lainnya.

Warga di tengah pameran alat utama sistem persenjataan (Alutsista) milik TNI di Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (28/9/2018).
Warga di tengah pameran alat utama sistem persenjataan (Alutsista) milik TNI di Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (28/9/2018). (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Dikawasan Monas sendiri, akan ada dua pengawasan yang berbeda dimana salah satunya pengawasan di area tugu Monas. Sesuai protokol kesehatan maka jumlah pengujung area tugu Monas pun akan dibatasi bergantian.

"Kalo untuk naik ke atas juga kita batasi juga karena kan liftnya aja terbatas biasa muat 9 mungkin nanti hanya 4 orang yang akses lift. Jadi nanti kita atur yang penting kan harus ada jarak," katanya.

Sementara untuk pengawasan di area taman Monas, tentunya akan ada penjagaan dan patroli dari petugas Pamdal yang telah di siapkan UPK Monas. Mereka akan menghimbau pengunjung untuk tidak berkerumun ataupun wajib menjaga jarak.

Video mapping menyemarakkan acara setahun hitung mundur (countdown) Asian Games 2018 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (18/8/2017). Ribuan penonton antusias menyaksikan acara yang dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)
Video mapping menyemarakkan acara setahun hitung mundur (countdown) Asian Games 2018 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (18/8/2017). Ribuan penonton antusias menyaksikan acara yang dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO) (Kompas.com)

"Nah itu nanti ada petugas (pamdal) yang keliling setiap taman untuk menginggatkan mereka. Supaya jaga jarak. Yang terpenting saat ini kami tengah siapkan untuk kondisi kedepan," ucapnya. (JOS)

Monumen Nasional (Monas) Akan Dijadikan Ruang Interaktif Sejarah

Barang-barang peninggalan bersejarah tentang kemerdekaan Republik Indonesia berada di Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat.

Oleh sebab itu, kini Monas menjadi ikon dari kemegahan Ibukota.

Namun, alangkah baiknya kawasan Monas sendiri dijadikan ruang interaktif bagi warga Jakarta dan luar Jakarta.

"Saat ini museum bukan hanya tempat menyimpan benda mati peninggalan sejarah saja.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved