Rabu, 3 Juni 2026

Berita Tangerang

Warga Antre di Depan Mesin ATM untuk Tarik Tunai, Waspada harus Dijaga

Warga antre di depan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) untuk mengambil uang di gerai Indomaret di kawasan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jumat (5/

Tayang:
Penulis: |
Warta Kota/Nur Ichsan
Warga antre di depan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) untuk mengambil uang di gerai Indomaret di kawasan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jumat (5/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Warga antre di depan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) untuk mengambil uang di gerai Indomaret di kawasan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jumat (5/6/2020).

Awal bulan biasanya warga mengambil uang tabungannya di ATM karena membutuhkan uang tunai untuk berbelanja kebutuhan pokok dan rumah tangga.

Namun saat mengambil uang di ATM perlu waspada di lingkungan sekitarnya, terutama terhadap oknum-oknum yang mencurigakan.

Warga antre di depan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) untuk mengambil uang di gerai Indomaret di kawasan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jumat (5/6/2020).
Warga antre di depan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) untuk mengambil uang di gerai Indomaret di kawasan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jumat (5/6/2020). (Warta Kota/Nur Ichsan)

Misalnya ketika mesin ATM rusak atau kartu ATM tidak dapat masuk ke dalam mesinnya, maka harus waspada terhadap orang-orang sekitar atau sebaiknya tinggalkan ATM setelah mengambil kembali kartu ATM milik sendiri.

Karena pada saat mesin ATM rusak itulah sekelompok oknum bersiap mengelabui para nasabah bank pemilik kartu ATM.

SIMAK BERITA DI BAWAH INI SEBAGAI CONTOH:

Kawanan Ganjal ATM Raup Rp 143 Juta dalam Tiga Kali Beraksi lalu Dibekuk Polda Metro Jaya

Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk 8 orang kawanan pembobol rekening nasabah bank dengan modus ganjal ATM menggunakam tusuk gigi.

Ke delapan pelaku yang berbagj peran dalam beraksi dibekuk dari Bekasi dan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Kamis (23/4/2020) dan Jumat (24/4/2020).

Sementara satu orang lainnya masih buron dan dalam pengejaran petugas.

Dari hasil penyelidikan sementara diketahui kawanan ini beraksi sekali di bulan Januari 2020 dan dua kali di bulan April 2020.

Dari tiga kali aksinya itu, mereka berhasil membobol rekening ATM para korban dengan nilai total Rp 143 Juta.

Pihak Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan ke delapan pelaku yang dibekuk adalah D (42), K (29), B (25), I (47), IM (35), RA (32), FT (47), dan ATE (25).

Sementara kapten atau pimpinan kelompok ini yang berperan mengganjal dan menukar ATM yakni R, masih buron dan dalam pengejaran petugas.

"Saat beraksi mereka semua berbagi peran. Mulai dari joki, mengganjal ATM, mengintip PIN ATM korban, mengamati sekitar TKP, menukar ATM korban, sampai yang menawarkan bantuan ke korban saat ATM nya terganjal," kata Yusri, Selasa (28/4/2020).

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved