Breaking News
Jumat, 8 Mei 2026

Layanan Publik

Ini Penyebab Antrean Pemohon Perpanjangan SIM di Jakarta, Warga Diminta Lakukan Daftar Online

Antrean perpanjang SIM hingga mengular terjadi di Satpas Jakarta Timur dan Polrestro Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2020).

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau |
ANTARA/HO/twitter @TMCPoldaMetro
Ilustrasi Antrean warga yang ingin membuat dan memperpanjang SIM di Masjid At Tin TMII Jakarta Timur, Kamis (4/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Antrean perpanjang SIM hingga mengular terjadi di Satpas Jakarta Timur dan Polrestro Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2020).

Padahal pihak kepolisian sudah memberikan dispensasi perpanjangan bagi pemilik SIM yang habis masa berlakunya hingga 30 Juni 2020 dan mengaktifkan mobil SIM keliling.

Bahkan antrean sudah terjadi sejak pukul 02.00 dinihari di Satpas Jakarta Timur dan mulai pukul 04.00 di Polrestro Jakarta Selatan.

Tidak Pakai Masker, Pengunjung di Pasar Kebayoran Lama Disuruh Push Up di Jalanan

Didit dan Nasrul Senang Bisa Kembali Beribadah di Masjid

Menanggapi antrean panjang itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya meminta pemohon perpanjang SIM melakukan pendaftaran online.

Dirlantas Polda Metro Jaya Sambodo
Dirlantas Polda Metro Jaya Sambodo (Warta Kota/Budi Sam Lau Malau)

Pendaftaran online itu dilakukan agar masyarakat tidak antre saat di kantor layanan untuk menghindari kerumunan atau kontak fisik.

"Sistem pendaftaran online secara nasional sudah ada, coba tanyakan ke Korlantas," kata Sambodo saat dikonfirmasi Wartakotalive.com,  Jumat (5/6/2020).

Meski begitu, antrean yang sudah terjadi dilakukan pengaturan dan meminta warga mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus corona atau Covid-19.

Ratusan Pengunjuk Rasa ini, Memagari Demonstran yang sedang Salat di Jalan Raya Brooklyn, New York

Misalnya,  menjaga jarak fisik dan wajib menggunakan masker.

"Kita akan atur antrean semaksimal mungkin," tutur Sambodo.

Sebelumnya Sambodo mengatakan,  pihaknya menerapkan sistem kuota harian dalam pelayanan SIM dan STNK di sejumlah kantor layanan termasuk dalam layanan mobil SIM Keliling.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pemohon perpanjangan SIM seperti yang terjadi Selasa (2/6/2020) dan Rabu (3/6/2020).

Menurut Sambodo, kuota pelayanan harian di setiap Satpas SIM dan SIM keliling ditentukan dari jumlah kapasitas ruang tunggu layanan dan kapasitas produksi.

Indra Sjafri Andalkan Pengalaman Selama Melatih dan Blusukan Jadi Modal Sebagai Direktur Teknik PSSI

"Kalau di Satpas Daan Mogot yang agak besar itu, bisa sampai 600 atau 800 orang per hari. Tapi kalau di SIM keliling hanya mencapai 150 sampai 200 orang perhari."

"Lalu di Satpas Kebon Nanas, Jakarta Timur yang agak kecil, bisa mencapai 100 hingga 150 orang per hari. Jadi penentuannya, betul-betul kita melihat dan menjaga physical distancing dari pemohon," kata Sambodo.

"Jadi ini dikaitkan jumlahnya dari kapasitas ruang tunggu pelayanan," katanya.

LOWONGAN KERJA BUMN PT Angkasa Pura Logistik, Ini Link Pendaftaran Online, Posisi dan Persyaratannya

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved