Rabu, 3 Juni 2026

Virus Corona

BIN Lanjutkan Rapid Test di Surabaya, Prioritaskan Lokasi Klaster Tinggi Penyebaran COVID-19

Kepala BIN daerah (Kabinda) Jawa Timur, Brigjen TNI M.Syafei mengungkapkan hari ini BIN telah memasuki 13 Titik di wilayah Surabaya

Tayang:
Editor: Ahmad Sabran
istimewa
BIN lanjutkan rapid test di Parkiran Bis Wisata Religi Sunan Ampel dan Terminal Keputih, Jalan Keputih, Tegal, Surabaya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Badan Intelijen Negara (BIN) melanjutkan rangkaian rapid test massal Covid-19 di Surabaya Jawa Timur, Jumat (5/6/2020).

Memasuki hari ke-8, BIN melaksanakan rapid test di Dua Titik di ibu kota Jawa Timur ini, yakni di Parkiran Bis Wisata Religi Sunan Ampel dan Terminal Keputih, Jalan Keputih, Tegal, Surabaya.

Kepala BIN daerah (Kabinda) Jawa Timur, Brigjen TNI M.Syafei mengungkapkan hari ini BIN telah memasuki 13 Titik di wilayah Surabaya dalam pelaksanaan Rapid Test dan swab test. Diharapkan dengan masifnya penyelenggaraan rapid test ini dapat mencegah penularan Covid-19.

"Hari ini kita melaksanakan kegiatan rapid test di surabaya ini untuk yang ke-13 kali nya dalam 8 hari. Harapan kita ini supaya untuk mencegah penularan Covid-19," ucap Brigjen TNI M. Syafei seperti dikutip dari siaran yang diterima Warta Kota. 

Ia mengatakan, Rapid Test Massal ini merupakan arahan langsung dari Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Syafei mengatakan kegiatan rapid test akan terus berlangsung di ibukota Jawa Timur sampai tanggal 10 Juni 2020. Sebab, Surabaya menjadi wilayah episentrum tertinggi kasus positif Covid-19 di Jawa Timur. 

UPDATE Covid-19 Kota Depok 5 Juni 2020: Sembuh Tambah 17 Orang, Positif 6 Orang, Meninggal Tetap 30

Ia mengatakan, dalam sehari, rapid test akan digelar di dua titik.

"Kita melaksanakan kegiatan rapid ini yang menurut pemkot Surabaya bahwa daerah-daerah ni tingkat kasusnya tinggi. Kita prioritaskan di daerah yang ada kluster-kluster yang bisa membuat menyebar menjangkiti masyarakat sekitarnya lebih banyak, dengan harapan kegiatan ini bisa mengetahui siapa-siapa yang terpapar kemudian kita lokalisir," kata dia.

Salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Semampir di wilayah Wisata Sunan Ampel Surabaya, Tono, mengucapkan terima kasih kepada BIN yang telah menyelenggarakan Rapid Test Covid-19 massal di wilayahnya secara gratis.

Tono mengaku Rapid Test ini bisa membantu masyarakat mengetahui secara pasti kondisi masing-masing.

"Manfaat saya rasa sangat besar sekali, karena sebenarnya masyarakat juga ingin tau bagaimana sih kondisi sesungguhnya. Saya mewakili masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran BIN yang sangat peduli khususnya di wilayah kami di semampir dengan menurunkan timnya sehingga banyak masyarakat yang diperiksa secara gratis karena ini pemeriksaan gratis yang dilaksanakan oleh BIN," kata dia.

Tono punya harapan agar pelaksanaan Rapid Test Massal di wilayahnya bisa lebih lama, sehingga masyarakat yang mengikuti rapid test ini pun bisa lebih banyak. Dengan begitu, maka masyarakat akan lebih tau untuk mencegah penularan Covid-19. 

Sementara Head of Medical Intelligence, Dr Sri Wulandari, salah satu dokter yang menangani rapid Covid-19 yang digelar BIN di Surabaya di lokasi yang sama mengungkapkan, pada hari ke-8 ini, di lokasi pertama rapid test di Parkiran Bis Wisata Sunan Ampel pihaknya telah melakukan rapid terhadap 824 orang. Dari total itu hasilnya 117 orang reaktif. 

"Sedangkan untuk yang mengikuti swab jumlahnya 131 orang (tambahan 14 orang dari Puskesmas dan RS Paru)," ucap Dr. Wulan.

Selain itu, di lokasi kedua rapid test di Terminal Keputih, Jalan Keputih Surabaya, BIN telah melakukan rapid test terhadap 739 orang. Dari jumlah itu hasilnya 62 orang reaktif. Di lokasi ini tidak ada tambahan rujukan pasien yang mengikuti swab test. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved