Senin, 8 Juni 2026

New Normal

Saat New Normal Berlangsung, TMII Prioritaskan Buka Operasional Wahana Outdoor

Beberapa wahana, terutama yang operasionalnya di dalam ruangan, belum akan dibuka untuk umum pada pembukaan tahap pertama.

Tayang:
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Feryanto Hadi
TribunJakarta/Dionisius
Pintu gerbang utama TMII 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPAYUNG -- Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bakal memprioritaskan untuk membuka wahana tempat terbuka atau outdoor saat diperbolehkan untuk membuka operasional saat era kehidupan baru atau new normal.

Direktur Utama TMII Tanribali Lamo menjelaskan, beberapa wahana, terutama yang operasionalnya di dalam ruangan, belum akan dibuka untuk umum pada pembukaan tahap pertama.

"Ya tempat-tempat yang sifatnya indoor seperti gedung-gedung pertemuan belum akan kami buka untuk menghindari penularan Covid-19," kata Tanri di lokasi, Kamis (4/6/2020).

Anies Ungkap Puncak Kematian Warganya Akibat Covid-19 terjadi Saat Pertengahan April

Kemudian, tempat-tempat yang sekiranya terdapat banyak interaksi seperti kolam renang Snow Bay dan Keong Mas juga masih harus menunggu pembukaan tahap kedua.

"Tahap berikutnya yang mungkin bisa dibuka kedepannya yang ada interaksi manusianya, seperti kolam renang Snow Bay, Keong Mas, tidak bisa sekarang," jelasnya.

Sementara itu, Manajer Koordinator Unit Usaha TMII, Diono menjelaskan beberapa tempat yang diperbolehkan untuk buka yakni, Taman Unggas, Reptil, Kolan Air Tawar dan Kereta Gantung dengan menerapkan protokol kesehatan.

Anies Sebut PSBB di DKI Jakarta Sudah Dapat Mulai Dilonggarkan

"Yang sudah boleh adalah yang terkait dengan outdoor, karena Dinas Pariwisata sendiri juga mengatakan bahwa outdoor itu sangat dimungkinkan untuk dibuka karena masih bisa jaga jarak," ucap Diono.

Selain itu, anjungan daerah dan beberapa museum juga dibuka untuk umum pada pembukaan operasional tahap awal.

Guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pengelola juga bekerjasama dengan dua rumah sakit yakni RS Cipayung dan Ridwan Meuraksa.

Anies perpanjang PSBB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjadi masa transisi selama bulan Juni 2020 ini.

Ya, PSBB Jakar diperpanjang oleh Anies Baswedan. 

Keputusan ini diambil setelah Pemprov DKI Jakarta berkoordinasi dengan para ahli profesi dan organisasi di bidang kesehatan seperti Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia dan sebagainya.

“Kami di Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 DKI Jakarta, memutuskan untuk menetapkan status PSBB di DKI Jakarta diperpanjang. Lalu menetapkan bulan Juni ini sebagai masa transisi,” kata Anies saat jumpa pers melalui siaran YouTube Pemprov DKI Jakarta pada Kamis (4/6/2020) siang.

Anies mengatakan, saat ini status PSBB di DKI Jakarta masih berlaku.

 Liga 1 2020 Kembali Dilanjutkan September, Aditya Putra Dewa Rubah Jadwal Latihan Mandiri

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved