Sabtu, 2 Mei 2026

Virus Corona

Gandeng Twitch, Merck Sosialisasikan dan Dukung Penanganan Multiple Sclerosis selama Pandemi Covid19

Gandeng Twitch, Merck Sosialisasikan dan Dukung Penanganan Multiple Sclerosis selama Pandemi Covid-19

Tayang:
Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Acep Nazmudin
Multiple Sclerosis adalah suatu penyakit sistem saraf otak akibat kerusakan myelin, yakni pelindung saraf yang berfungsi seperti pelindung pada kabel listrik dan memudahkan saraf mengirim impulsnya dengan cepat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dalam rangka memperingati hari multiple sclerosis sedunia, Merck
sebagai perusahaan sains dan teknologi terkemuka, berfokus untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman publik mengenai dampak dari multiple sclerosis.

Multiple Sclerosis (MS) adalah kondisi autoimun, kronis, dan inflamasi yang memengaruhi sistem saraf pusat (SSP).

Berdasarkan data, terdapat lebih dari 2,3 juta orang menyandang MS di seluruh dunia dengan sebagian besar didiagnosis antara usia 20 dan 40 tahun. 

Penyakit ini terjadi dua kali lebih sering pada perempuan dibandingkan dengan pria dan merupakan penyakit neurologis yang paling umum, tidak traumatis, dan dapat menyebabkan kelumpuhan pada orang dewasa muda.

Berdasarkan penelitian dari MS Society UK, 3 dari 5 penyandang MS seringkali merasa kesepian dikarenakan kondisi kesehatan mereka.4 Adanya hambatan sosial, dapat menyebabkan perasaan kesepian dan terisolasi.

Oleh karena itu, tema hari MS sedunia tahun 2020 – 2022 adalah MS Connections yang bertujuan untuk mendukung dan membangun komunitas yang saling terkoneksi.

Terapi yang dilakukan untuk penyakit MS mempunyai dampak terhadap sistem imunitas tubuh.

Pilihan pengobatan DMT (disease modifying treatment) untuk penyandang MS cukup kompleks dan perlu mempertimbangkan banyak faktor.

Salah satunya adalah potensi peningkatan risiko infeksi COVID-19 dalam periode beberapa bulan ke depan.

Oleh karena itu, para penyandang MS yang rutin menjalakankan terapi disarankan untuk berkonsultasi via virtual dengan dokter yang merawat sebelum menghentikan atau mengubah pengobatan selama masa pandemi COVID-19.

“Merck adalah perusahaan yang tanpa henti berfokus dalam memahami MS dari dalam dan luar di mana rasa ingin tahu kami tersebut mendorong segala hal yang kami lakukan," ungkap Andrew Paterson, Head of Neurology & Immunology Merck dalam siaran tertulis pada Kamis (4/6/2020).

"Kami juga memahami bahwa masih ada hal lain mengenai MS selain dampak fisik yang ditimbulkan
oleh penyakit ini," jelasnya.

Bagi para penyandang MS, lanjutnya, masalah ini dapat menyebabkan hambatan sosial yang signifikan, khususnya ditengah situasi pandemi COVID-19.

Di sisi lain, teknologi modern mampu menghubungkan orang dengan mudah.

Kegiatan online seperti gaming saat ini banyak digunakan sebagai sarana untuk berinteraksi dan bersosialisai secara virtual sehingga menciptakan suatu komunitas.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved