Selasa, 2 Juni 2026

Berita Video

VIDEO: Satu Keluarga di Tanjung Priok Luka Bakar Karena Kebakaran

Terhitung, sebanyak tiga orang mengalami luka bakar akibat tragedi kebakaran di Tanjung Priok tersebut.

Tayang:
Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kebakaran di Tanjung Priok, tepatnya di Jalan RE Martadinata, Gg Pelita 3 RT 03 RW 15, Kelurahan Tanjung Priok, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, membuat satu keluarga mengalami luka bakar, Selasa (2/6/2020). Tampak rumah-rumah warga hangus terbakar pasca kebakaran di Tanjung Priok tersebut, Rabu (3/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK - Ada satu keluarga alami luka bakar akibat kebakaran di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (2/6/2020), malam.

Diketahui, kebakaran di Tanjung Priok tersebut tepatnya terjadi di Jalan RE Martadinata, Gg Pelita 3 RT 03 RW 15, Kelurahan Tanjung Priok, Kecamatan Tanjung Priok.

Terhitung, sebanyak tiga orang mengalami luka bakar akibat tragedi kebakaran di Tanjung Priok tersebut.

Menurut Ketua RW 15 Kelurahan Tanjung Priok Nur Jamal, ketika itu dirinya sedang menggelar rapat bersama pengurus RT di kantor RW untuk proses pembagian sembako.

 12 Rumah Semi Permanen di Tanjung Priok Hangus Terbakar, 54 Korban Kebakaran Terpaksa Mengungsi

 Kebakaran di Pegangsaan 26 Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah

 Kebakaran Menteng Senin Pagi, Damkar Jakarta Timur Kirim Empat Mobil Pemadam

“Setelah rapat mulai, warga telepon ke saya bahwa rumah warga ada yang kebakar. Setelah saya menuju ke mari, nggak tahunya api sudah membesar,” kata Jamal, di lokasi, Rabu (3/6).

Usut punya usut, penyebab kebakaran tersebut karena ada tabung gas 3 kilogram dari salah satu rumah warga yang bocor.

Sehingga dengan cepat menyambar percikan api di dalam ruangan dapur.

“Kita tanyakan apa asal mulanya, ternyata gara-gara kompor. Ada tabung gas 3 kilogram bocor, timbul percikan api menyambar ruangan dapur,” kata Jamal.

Peristiwa kebakaran itu sendiri mengakibatkan tiga orang mengalami luka bakar yakni pasangan suami istri Iwan dan Ida serta anaknya Derry.

Mereka yang terluka merupakan penghuni rumah yang tabung gas 3 kilogramnya bocor.

“Si suami ini untuk mematikan masuk ke dalam tapi sudah besar akhirnya sempat bunyi ledakan mereka itu beserta istri, anak, kena terbakar,” kata Jamal.

Menurut Jamal, keluarga tersebut setiap paginya berjualan lontong, nasi uduk, maupun gorengan.

Sementara setiap malamnya dia mulai masak di atas jam 21.00 WIB sampai pagi.

“Rumah yang parah (alami kebakaran) ada 11 (rumah). Jumlah seluruhnya ada 12. Total 22 Kepala Keluarga (KK) dengan 69 jiwa terdampak,” sambungnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved