Beredar Kabar Para Pilot Kena PHK, ini Penjelasan Dirut Garuda Indonesia

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah berkelanjutan yang perlu ditempuh dalam upaya menyelaraskan supply & demand operasional penerbangan.

Boeing
ILUSTRASI Maskapai Garuda Indonesia 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Beredar kabar bahwa para pilot Garuda Indonesia dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Beredarnya informasi itu pun membuat pihak Garuda Indonesia angkat bicara.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, bahwa pada dasarnya kebijakan yang Garuda Indonesia berlakukan adalah penyelesaian lebih awal.

Yaitu atas kontrak kerja pegawai dengan profesi penerbang dalam status hubungan kerja waktu tertentu.

 Pria Bertato Kepulauan Indonesia Terekam sedang Hancurkan Bank di Kerusuhan AS, ini Pengakuannya

 Ditangkap Karena Kasus Narkoba, Ini Sosok Dwi Sasono, Aktor Sukses Bintangi 40 Film

 Ikut Upacara Melalui Video Conference, ini Arti Pancasila Bagi Anies Baswedan

"Melalui penyelesaian kontrak tersebut, Garuda Indonesia tetap memenuhi kewajibannya atas hak-hak penerbang sesuai masa kontrak yang berlaku," kata Irfan dalam siaran tertulisnya, Senin (1/5/2020).

Adapun kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah berkelanjutan yang perlu ditempuh dalam upaya menyelaraskan supply & demand operasional penerbangan.

Di mana saat ini terdampak signifikan imbas pandemi Covid-19.

Kebijakan tersebut dilakukan dengan pertimbangan yang matang dengan tetap memperhatikan hak-hak dari pegawai yang kontraknya diselesaikan lebih awal.

 Akhirnya Polisi Derek Chauvin Didakwa Pembunuhan, Setelah Menindih Leher George Floyd hingga Tewas  

 Kisah Perjuangan Tirta ke Aceh di Tengah Pandemi, karena Sang Adik Meninggal,Prosesnya Melelahkan

 Masih Trending di Twitter Terkait Cuitannya, Dirut TVRI Imam Brotoseno Setiap Orang punya Masa Lalu

 Tidak Sanggup Bayar Iuran, BPJS Kesehatan Persilakan Peserta Kelas I dan II Turun Kelas

"Ini keputusan berat yang harus kami ambil. Namun demikian, kami yakin Garuda Indonesia akan dapat terus bertahan dan kondisi operasional Perusahaan akan terus membaik dan kembali kondusif. Sehingga mampu melewati masa yang sangat menantang bagi industri penerbangan saat ini," jelasnya.

Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved