Rabu, 15 April 2026

Virus Corona Jabodetabek

200 Warga Pisangan Baru Ikuti Rapid Test Massa dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta

Sebanyak 200 warga Pisangan Baru, Matraman, Jakarya Timur mengikuti rapid test massa yang digelar Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Penulis: Joko Supriyanto |
Warta Kota/Joko Supriyanto
Warga mengikuti rapid test virus corona di Pisangan Baru, Jakarta Timur, Selasa (2/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, MATRAMAN -  Sebanyak 200 warga Pisangan Baru, Matraman, Jakarya Timur mengikuti rapid test massa yang digelar oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta,  Selasa (2/6/2020).

Rapid test virus corona itu dilakukandi halaman Masjid Darrussalam.

Tak hanya menyasar warga sekitar, rapid test juga ditujukan kepada  pedagang di Pasar Jangkrik, Pisangan Baru.

Alasannya, pasar menjadi lokasi rentan penyebaran virus virus corona atau Covid-19.

Lurah Pisangan Baru, Tuti Sugihastuti mengatakan, rapid test ini digelar untuk mencegah penyebaran virus covid-19 lebih luas lagi, menyusul rencana penerapan new normal oleh pemerintah.

Hadapi Tatanan Normal Baru, Aice Group Gelar Rapid Test dan Terapkan Proteksi Kesehatan Berlapis

Warga 15 RW di Pisangan Baru Jalani Rapid Test dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta

Lurah Pisangan Baru Tuti Sugihastuti memberikan imbauan kepada masyarakat agar mengikuti rapid test massal yang digelar Keluruhan Pisangan Baru, Jakarta Timur, Selasa (2/6/2020).
Lurah Pisangan Baru Tuti Sugihastuti memberikan imbauan kepada masyarakat agar mengikuti rapid test massal yang digelar Keluruhan Pisangan Baru, Jakarta Timur, Selasa (2/6/2020). (Warta Kota/Joko Supriyanto)

"Jadi pelaksanaan rapid test di sini baru pertama kali kami laksanakan bekerjsama dengan Puskesmas Matraman. Ada 200 orang target yang kami akan lakukan rapid test," kata Tuti Sugihastuti, Selasa (2/6/2020).

Tuti Sugihastuti mengatakan, rapid test ini menyasar ke-15 RW di Kelurahan Pisangan baru termasuk para pedagang di Pasar Jangkrik, Matraman Jakarta Timur.

Menurut dia, langkah ini juga dilakukan untuk mempertahankan zona hijau.

"Ini juga untuk memutus mata rantai virus covid-19 termasuk mempertahankan zona hijau di Pisangan Baru," katanya.

Hasil Rapid Test Tahap Tiga, Satu Pedagang Pasar Perumnas Klender Dinyatakan Reaktif

66 Pedagang Pasar Perumnas Klender Jakarta Timur Ikuti Rapid Test dan Uji Swab Tahap 3

Sejauh ini, kata Tuti,  grafik penyebaran virus covid-19 di Kelurahan Pisangan Baru Jakarta Timur mulai terjadi penurunan dan perubahan zona.

Dia menjelaskan, dari 15 RW, saat ini 14 RW sudah masuk dalam ketegori zona hijau.

"Dulu memang ada zona merah, itu di RW 07, 05, 15, 12 dan sekarang itu hanya di RW 12 itu pun hanya dua orang. 1 orang di rawat di Wisma Atlet satu lagi di RS Cikini," katanya.

Tak hanya menggelar rapid test, Kelurahan Pisangan Baru Jakarta Timur juga mulai melakukan sosialisasi rencana penerapan new normal, meskipun rencana itu belum diputuskan pemerintah.

Tidak Pakai Masker, 75 Pengunjung Pasar Obor Cijantung Terjaring Petugas, Mereka Jalani Rapid Test

Lima Pedagang Pasar Perumnas Klender Positif Covid-19, Puskesmas Duren Sawit Gelar Rapid Test Ulang

"Kalo kesiapan kami tentu kami sudah memberikan sosialisasi."

"Jadi nanti walau new normal masyarakat wajib mengedepankan protokol kesehatan salah satunya wajib masker, jaga jarak, dan harus berperilaku hidup bersih," ucap Tuti.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved