Berita Video
VIDEO: Wagub DKI Ariza Patria Akan Libatkan Pakar Diskusikan New Normal
Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mencari satu titik kebijakan ketika indeks penularan virus corona di bawah satu persen.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Ahmad Sabran
WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, saat ini Pemerintah DKI Jakarta berupaya menekan dampak ekonomi terkait pandemi virus corona atau Covid-19.
Apalagi selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan, banyak usaha masyarakat yang mengalami penurunan.
Bahkan, menurut Riza, dari angka 87 Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) turun menjadi 47.
Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mencari satu titik kebijakan ketika indeks penularan virus corona di bawah satu persen.
• Polda Metro Siagakan 3.987 Personel Untuk Penerapan New Normal
• Pemprov DKI Jakarta Siapkan Regulasi dan Konsep untuk Hadapi New Normal Covid-19
"Jika angkanya itu menurun signifikan kita akan berani memberlakukan satu masa yang disebut kenormalan baru," kata Ahmad Riza Patria saat wawancara ekslusif dengan Wartakotalive.com, Rabu (27/5/2020).
Dia berharap, kenormalan baru ini dapat dimulai Jumat (5/6/2020) mendatang.
"Besok kami rapat lagi, dan Jumat kami akan hadirkan para pakar untuk mendiskusikan apakah Jakarta siap memasuki massa kenormalan baru atau tidak," katanya.
Menurutnya, ketika massa kenormalan baru itu dimulai, Pemprov DKI sudah menyiapkan berbagai konsep matang untuk diterapkan baik industri, pariwisata, transportasi dan lain-lain.
• Ini Indikator yang Harus Dipenuhi Pemda Bila Ingin Menerapkan New Normal
• Akan Segera Beroperasi Lagi, Berikut Ini Skema Mal TangCity Terapkan New Normal
"Prinsipnya nanti ketika ini dimulai kita sudah siap dengan konsepnya."
"Mau bagaimana, perkantoran bagaimana, tempat olahraga, salon pun bagaimana itu sudah kita atur dan kita tata, termasuk tempat rekreasi, museum, pasar, itu sudah kita detailkan sedetail mungkin," ujarnya.
Namun, kata Riza, konsep yang telah disiapkan ini belum dapat dipastikan apakah akan diterapkan pada akhir masa PSBB periode ketiga 4 Juni 2020 mendatang.
"Cuma mulainya yang belum diputuskan. Kapan? Kita lihat beberapa hari kedepan, nanti kita akan segera putuskan, Jakarta apakah tanggal 4 Juni 2020 memasuki PSBB ke 4 atau Jakarta memasuki massa kenormalan baru," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/diskusi-wakil-gubernur-dki-jakarta.jpg)