Virus Corona Jabodetabek
Ridwan Kamil: Kita Lagi Perang, Semua Harus Turun Bela Negara
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut Indonesia kini sedang berada dalam situasi perang.
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut Indonesia kini sedang berada dalam situasi perang.
Perang yang dimaksud adalah melawan Covid-19.
"Kita ini lagi situasi perang."
• IPW Minta Kapolda Jatim Jangan Lebay Hukum Kapolsek Gubeng yang Tidur, Diminta Contoh Prabowo
"Kalau dulu perangnya melawan penjajah sekarang perangnya melawan musuh yang bernama Covid-19," kata Ridwan Kamil lewat silaturahmi virtual, Rabu (27/5/2020).
Ridwan Kamil mengatakan, semua elemen masyarakat wajib bela negara untuk mengalahkan Virus Corona.
Paling tidak, masyarakat harus disiplin menaati anjuran pemerintah tentang protokol kesehatan.
• Maruf Amin: Ternyata Anak Muda Tidak Kuat Menahan Jenuh, Tak Mau Diam di Rumah
"Kalau perang semua harus turun bela negara, membantu memperjuangkan kemenangan," ujarnya.
"Yang di depan ada dokter, tenaga kesehatan."
"Kita yang di belakang bela negara dengan harta, kita menyumbangd dengan tenaga kita jadi relawan."
• UPDATE 25 Mei 2020: RS Darurat Wisma Atlet Rawat 909 Pasien Positif Covid-19, 17 PDP, dan 7 ODP
"Dengan ilmu kita menyumbangkan solusi."
"Dan sisanya kita bela negara menyumbangkan diri kita dengan kedisiplinan menjauhi kerumunan," imbuhnya.
Di samping berikhtiar, pria yang akrab disapa RK itu juga mengingatkan senantiasa berdoa agar Indonesia segera melewati masa pandemi Covid-19.
"Mudah-mudahan dengan ikhtiar dan doa kita bisa melewati pandemi Covid ini bersama-sama," ucapnya.
Tegur Ibu-ibu
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegur beberapa ibu-ibu yang tidak menerapkan physical distancing atau jaga jarak di Mall Sumarecon Kota Bekasi, Selasa (26/5/2020).
Pantauan Tribunnews, hal ini diawali seusai Ridwan Kamil memberikan keterangan pers di dalam mal, setelah mendampingi Presiden Jokowi meninjau penerapan new normal menghadapi pandemi Covid-19.
Di kiri kanan Ridwan Kamil tampak Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi.
• Kecelakaan Maut Bajaj Vs Transjakarta di Ancol, Satu Penumpang Tewas
Ridwan Kamil lalu melihat ke sisi kanannya, di mana ada sejumlah ibu-ibu yang berkumpul melihat keterangan pers darinya.
"Ibu-ibu cantik, coba jaga jarak bu. Jaga jarak ya, coba geser-geser."
"Nanti di New Normal akan ada anggota TNI dan Polri di pasar sampai mal yang mengingatkan soal jaga jarak," ucap Rikdwan Kamil.
• Aceh Provinsi Paling Landai Kasus Covid-19, Achmad Yurianto Sebut Masyarakatnya Luar Biasa Patuh
Merespons itu, ibu-ibu tersebut langsung saling geser menjaga jarak.
Tetap saja, mereka tidak melepaskan handphone yang digunakan untuk merekam sang gubernur.
Tiba-tiba, ada seorang ibu yang melontarkan pertanyaan.
• Dokter RSUP Persahabatan Minta Masyarakat Sabar di Rumah, Sakit Dulu Baru Senang Kemudian
Ia bertanya, apakah dizinkan dirinya bepergian dari dari Bekasi menuju Bandung untuk mengunjungi anaknya di pesantren.
"Nanti dulu ibu, sabar. Jangan bepergian dulu, kalau soal kangen sama, semuanya juga kangen."
"Nanti kalau sudah normal, ibu bisa ke Bandung," jawab Ridwan Kamil Kamil.
Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di Indonesia per 26 Mei 2020, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id:
DKI JAKARTA
Jumlah Kasus: 6.798 (29.3%)
JAWA TIMUR
Jumlah Kasus: 3.943 (17.0%)
JAWA BARAT
Jumlah Kasus: 2.130 (9.2%)
SULAWESI SELATAN
Jumlah Kasus: 1.352 (5.8%)
JAWA TENGAH
Jumlah Kasus: 1.315 (5.7%)
SUMATERA SELATAN
Jumlah Kasus: 868 (3.7%)
BANTEN
Jumlah Kasus: 807 (3.5%)
KALIMANTAN SELATAN
Jumlah Kasus: 630 (2.7%)
PAPUA
Jumlah Kasus: 567 (2.4%)
SUMATERA BARAT
Jumlah Kasus: 513 (2.2%)
NUSA TENGGARA BARAT
Jumlah Kasus: 488 (2.1%)
BALI
Jumlah Kasus: 407 (1.8%)
KALIMANTAN TENGAH
Jumlah Kasus: 322 (1.4%)
SUMATERA UTARA
Jumlah Kasus: 315 (1.4%)
KALIMANTAN TIMUR
Jumlah Kasus: 277 (1.2%)
SULAWESI UTARA
Jumlah Kasus: 265 (1.1%)
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Jumlah Kasus: 226 (1.0%)
SULAWESI TENGGARA
Jumlah Kasus: 215 (0.9%)
KALIMANTAN BARAT
Jumlah Kasus: 176 (0.8%)
KALIMANTAN UTARA
Jumlah Kasus: 164 (0.7%)
MALUKU
Jumlah Kasus: 160 (0.7%)
KEPULAUAN RIAU
Jumlah Kasus: 154 (0.7%)
PAPUA BARAT
Jumlah Kasus: 132 (0.6%)
SULAWESI TENGAH
Jumlah Kasus: 121 (0.5%)
MALUKU UTARA
Jumlah Kasus: 118 (0.5%)
LAMPUNG
Jumlah Kasus: 116 (0.5%)
RIAU
Jumlah Kasus: 111 (0.5%)
JAMBI
Jumlah Kasus: 97 (0.4%)
SULAWESI BARAT
Jumlah Kasus: 87 (0.4%)
NUSA TENGGARA TIMUR
Jumlah Kasus: 85 (0.4%)
BENGKULU
Jumlah Kasus: 69 (0.3%)
GORONTALO
Jumlah Kasus: 58 (0.3%)
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Jumlah Kasus: 39 (0.2%)
ACEH
Jumlah Kasus: 19 (0.1%). (Chaerul Umam/Theresia Felisiani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ridwan-kamil-di-mall-sumarecon-kota-bekasi.jpg)