Jumat, 1 Mei 2026

Virus Corona Jabodetabek

Ridwan Kamil: Kita Lagi Perang, Semua Harus Turun Bela Negara

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut Indonesia kini sedang berada dalam situasi perang.

Tayang:
TRIBUNNEWS/THERESIA FELISIANI
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan keterangan pers di Mall Sumarecon Kota Bekasi, Selasa (26/5/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut Indonesia kini sedang berada dalam situasi perang.

Perang yang dimaksud adalah melawan Covid-19.

"Kita ini lagi situasi perang."

IPW Minta Kapolda Jatim Jangan Lebay Hukum Kapolsek Gubeng yang Tidur, Diminta Contoh Prabowo

"Kalau dulu perangnya melawan penjajah sekarang perangnya melawan musuh yang bernama Covid-19," kata Ridwan Kamil lewat silaturahmi virtual, Rabu (27/5/2020).

Ridwan Kamil mengatakan, semua elemen masyarakat wajib bela negara untuk mengalahkan Virus Corona.

Paling tidak, masyarakat harus disiplin menaati anjuran pemerintah tentang protokol kesehatan.

Maruf Amin: Ternyata Anak Muda Tidak Kuat Menahan Jenuh, Tak Mau Diam di Rumah

"Kalau perang semua harus turun bela negara, membantu memperjuangkan kemenangan," ujarnya.

"Yang di depan ada dokter, tenaga kesehatan."

"Kita yang di belakang bela negara dengan harta, kita menyumbangd dengan tenaga kita jadi relawan."

UPDATE 25 Mei 2020: RS Darurat Wisma Atlet Rawat 909 Pasien Positif Covid-19, 17 PDP, dan 7 ODP

"Dengan ilmu kita menyumbangkan solusi."

"Dan sisanya kita bela negara menyumbangkan diri kita dengan kedisiplinan menjauhi kerumunan," imbuhnya.

Di samping berikhtiar, pria yang akrab disapa RK itu juga mengingatkan senantiasa berdoa agar Indonesia segera melewati masa pandemi Covid-19.

"Mudah-mudahan dengan ikhtiar dan doa kita bisa melewati pandemi Covid ini bersama-sama," ucapnya.

Tegur Ibu-ibu

‎Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegur beberapa ibu-ibu yang tidak menerapkan physical distancing atau jaga jarak di Mall Sumarecon Kota Bekasi, Selasa (26/5/2020).

Pantauan Tribunnews, hal ini diawali seusai Ridwan Kamil memberikan keterangan pers di dalam mal, setelah mendampingi Presiden Jokowi meninjau penerapan new normal menghadapi pandemi Covid-19.

Di kiri kanan Ridwan Kamil tampak Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi.

Kecelakaan Maut Bajaj Vs Transjakarta di Ancol, Satu Penumpang Tewas

Ridwan Kamil lalu melihat ke sisi kanannya, di mana ada sejumlah ibu-ibu yang berkumpul melihat keterangan pers darinya.

"Ibu-ibu cantik, coba jaga jarak bu. Jaga jarak ya, coba geser-geser."

"Nanti di New Normal akan ada anggota TNI dan Polri di pasar sampai mal yang mengingatkan soal jaga jarak," ucap Rikdwan Kamil.

Aceh Provinsi Paling Landai Kasus Covid-19, Achmad Yurianto Sebut Masyarakatnya Luar Biasa Patuh

Merespons itu, ibu-ibu tersebut langsung saling geser menjaga jarak.

Tetap saja, mereka tidak melepaskan handphone yang digunakan untuk merekam sang gubernur.

Tiba-tiba, ada seorang ibu yang melontarkan pertanyaan.

Dokter RSUP Persahabatan Minta Masyarakat Sabar di Rumah, Sakit Dulu Baru Senang Kemudian

Ia bertanya, apakah dizinkan dirinya bepergian dari dari Bekasi‎ menuju Bandung untuk mengunjungi anaknya di pesantren.

"Nanti dulu ibu, sabar. Jangan bepergian dulu, kalau soal kangen sama, semuanya juga kangen."

"Nanti kalau sudah normal, ibu bisa ke Bandung," jawab Ridwan Kamil Kamil.

Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di Indonesia per 26 Mei 2020, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id:

DKI JAKARTA

Jumlah Kasus: 6.798 (29.3%)

JAWA TIMUR

Jumlah Kasus: 3.943 (17.0%)

JAWA BARAT

Jumlah Kasus: 2.130 (9.2%)

SULAWESI SELATAN

Jumlah Kasus: 1.352 (5.8%)

JAWA TENGAH

Jumlah Kasus: 1.315 (5.7%)

SUMATERA SELATAN

Jumlah Kasus: 868 (3.7%)

BANTEN

Jumlah Kasus: 807 (3.5%)

KALIMANTAN SELATAN

Jumlah Kasus: 630 (2.7%)

PAPUA

Jumlah Kasus: 567 (2.4%)

SUMATERA BARAT

Jumlah Kasus: 513 (2.2%)

NUSA TENGGARA BARAT

Jumlah Kasus: 488 (2.1%)

BALI

Jumlah Kasus: 407 (1.8%)

KALIMANTAN TENGAH

Jumlah Kasus: 322 (1.4%)

SUMATERA UTARA

Jumlah Kasus: 315 (1.4%)

KALIMANTAN TIMUR

Jumlah Kasus: 277 (1.2%)

SULAWESI UTARA

Jumlah Kasus: 265 (1.1%)

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Jumlah Kasus: 226 (1.0%)

SULAWESI TENGGARA

Jumlah Kasus: 215 (0.9%)

KALIMANTAN BARAT

Jumlah Kasus: 176 (0.8%)

KALIMANTAN UTARA

Jumlah Kasus: 164 (0.7%)

MALUKU

Jumlah Kasus: 160 (0.7%)

KEPULAUAN RIAU

Jumlah Kasus: 154 (0.7%)

PAPUA BARAT

Jumlah Kasus: 132 (0.6%)

SULAWESI TENGAH

Jumlah Kasus: 121 (0.5%)

MALUKU UTARA

Jumlah Kasus: 118 (0.5%)

LAMPUNG

Jumlah Kasus: 116 (0.5%)

RIAU

Jumlah Kasus: 111 (0.5%)

JAMBI

Jumlah Kasus: 97 (0.4%)

SULAWESI BARAT

Jumlah Kasus: 87 (0.4%)

NUSA TENGGARA TIMUR

Jumlah Kasus: 85 (0.4%)

BENGKULU

Jumlah Kasus: 69 (0.3%)

GORONTALO

Jumlah Kasus: 58 (0.3%)

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Jumlah Kasus: 39 (0.2%)

ACEH

Jumlah Kasus: 19 (0.1%). (Chaerul Umam/Theresia Felisiani)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved