Virus Corona

Anak Jalanan Dibawa Satpol PP ke GOR Tanjungpriok, Diimbau untuk Patuhi PSBB

Yusuf Majid menambahkan ada 13 orang yang terdiri dari Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial dan anak jalanan dijaring oleh Satpol PP.

Dok. Satpol PP Jakarta Utara
Petugas Satpol PP Jakarta Utara melakukan patroli wilayah pelanggaran PSBB di Jakarta Utara. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK -- Belasan orang diberi peringatan karena tidak mematuhi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan satu orang lainnya dibawa ke GOR Tanjung Priok karena tidak memiliki identitas.

Kepala Satpol PP Jakarta Utara Yusuf Majid mengatakan itu semua diperoleh saat Petugas Satpol PP Prabu Garda Cikoding (Cilincing, Koja dan Kelapa Gading) 1 melakukan patroli dan monitoring wilayah di Jakarta Utara.

"Hari ini, Prabu Garda Cikoding 1 melakukan patroli di Jalan Yos Sudarso, Jalan Raya Cilincing, Jalan Kramat Raya, Jalan Pegangsaan Dua, Jalan Kelapa Hybird dan Jalan Nias," katanya, Selasa (26/5/2020).

5 Pelanggar PSBB di Ancol Jakarta Utara Dikenakan Sanksi Menyapu Jalanan

Yusuf Majid menambahkan ada 13 orang yang terdiri dari Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan anak jalanan (Anjal) berhasil dijaring oleh petugas Satpol PP.

Mereka diberi peringatan karena tidak mematuhi pemberlakuan PSBB yang diterapkan di DKI Jakarta.

Sementara satu orang lainnya dibawa karena tidak dapat menunjukkan identitas.

Bima Arya Tetapkan PSBB Transisi, Pedagang Nonpangan dan Restoran Boleh Berjualan, Mall Masih Tutup

“Sebagian besar diberikan himbauan, sementara satu orang anak jalanan dibawa ke GOR Tanjung Priok karena tidak dapat menunjukan identitas," tuturnya.

Menurutnya, patroli ini juga sebagai upaya penegakan Perda 8 Tahun 2010, sekaligus sebagai antisipasi gangguan ketentraman dan ketertiban umum serta tindak kriminal jalanan.

Ikuti Pergub Jawa Barat, PSBB Kota Depok Tahap Tiga Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020

Dari kegiatan ini, Yusuf Majid menerangkan jika pihaknya ingin gangguan ketentraman dan ketertiban umum serta tindak kriminal jalanan tidak terjadi di Jakarta Utara.

"Untuk himbauan ataupun penghalauan kita lakukan secara persuasif," tambahnya. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved