Liga 1

Dikritik Masalah Aturan Gaji, PSSI Akan Lakukan Diskusi dan Komunikasi dengan FIFPro

FIFPro sudah menyurati PSSI pada 4 April 2020, untuk meminta penjelasan mengenai keputusan pemotongan 75 persen gaji tanpa berdiskusi dengan pemain

kaltim.tribunnews.com
Plt Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Baru-baru ini, Asosiasi Pesepakbola Profesional (FIFPro) memberikan kritik kepada PSSI perihal aturan pemangkasan gaji yang dilakukan di tengah pandemi Covid-19 atau virus Corona.

Seperti diketahui, PSSI menerbitkan Surat Keputusan (SK) bernomor SKEP/48/III/2020 tentang penghentian sementara kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sampai 29 Mei 2020, akibat pandemi virus Corona (Covid-19).

Salah satu poinnya mempersilakan klub-klub Liga 1 dan Liga 2 membayar gaji pemainnya maksimal 25 persen dari nilai yang tertera dalam kontrak pada bulan Maret, April, Mei, dan Juni 2020.

Keputusan sepihak yang dibuat PSSI dinilai merugikan para pesepakbola profesional di Indonesia dan mendapatkan tentangan dari FIFPro.

Jelang Piala Dunia U-20, Wasekjen PSSI Sipakan Laporan Persiapan ke FIFA

FIFPro sudah menyurati PSSI pada 4 April 2020, untuk meminta penjelasan mengenai keputusan pemotongan 75 persen gaji tanpa berdiskusi dengan pemain melalui Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesi (APPI).

Namun, tidak ada respon baik dan tanggapan serius dari induk sepak bola di Indonesia tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengatakan, pihaknya akan segera berkomunikasi dengan FIFPro membahas permasalahan tersebut.

Menpora Minta PSSI Bersungguh-sungguh Mempersiapkan Piala Dunia U-20, Ada Pesan Khusus dari Presiden

"Ke depan, kami akan membangun komunikasi dengan FIFPro," kata Yunus Nusi, seperti diberitakan di laman Antara.

Yunus menyadari, kritikan yang dilakukan FIFPro merupakan bentuk kepedulian terhadap nasib para pemain pada saat kompetisi sepak bola dihentikan.

Saat ini, PSSI sudah membuka komunikasi dengan General Manager APPI, Ponaryo Astaman untuk membahas permasalahan tersebut.

PSSI Gelar Pertemuan dengan Menpora, Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Berpeluang Dilanjutkan?

Kedepannya, bukan tidak mungkin PSSI akan berdiskusi dan melakukan dialog resmi dengan APPI atau FIFPro secara virtual.

"Saat ini saya intens berdiskusi dengan Ponaryo Astaman. Namun sementara masih berdiskusi saja. Nanti biasa saja Ketua Umum PSSI mengundang mereka melalui virtual untuk mendiskusikan soal ini," ucap pria yang juga menjabat anggota Exco PSSI tersebut.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Murtopo
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved