Riena Tambunan, Dedikasi dan Komitmennya di Dunia Maraton
Nama Riena Tambunan tak dapat dilepaskan dari dunia lari dan komitmennya pada olah raga di Tanah Air.
Penulis: RafzanjaniSimanjorang |
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Nama Riena Tambunan tak dapat dilepaskan dari dunia lari dan komitmennya pada olahraga di Tanah Air.
Mereka yang aktif di dunia lari dan bersepeda di Tanah Air, pasti mengenal Riena.
Sekurangnya, pernah mendengar namanya disebut dalam event-event olahraga yang digandrungi masyarakat tersebut.
Kiprah Riena Tambunan di Tanah Air khususnya di ajang maraton patut diapresiasi.
Namanya semakin mencuat setelah menjadi race director atau direktur perlombaan Jakarta Marathon.
Baru-baru ini Riena juga didapuk menjadi Direktur Lomba Indonesia Marathon, event lari terbesar yang digelar di Indonesia dengan memperebutkan hadiah mencapai Rp 1 miliar.
• Menpora Bakal Promosikan PON Papua di Event Indonesia Marathon
Agenda lari ini diakui Asosiasi Maraton dan Lari Jarak Jauh Internasional (AIMS) serta Federasi Sosiasi Atletik Internasional (IAAF).
Riena sendiri menggeluti dunia olahraga maraton sejak tahun 2004.
Namun kesukaannya terhadap lari dimulai sejak zaman Sekolah Dasar.
Di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), ia turut aktif sebagai anggota organisasi pecinta alam yang rutin mengikuti olahraga ekstrem yaitu panjat dinding serta olahraga lari di alam bebas (trail run).
Waktu berjalan, ia pun memilih maraton sebagai olahraga yang ditekuni.
• KONI Gelar Indonesia Marathon, Hadiah Rp 1 Miliar Menanti
Riena rutin ambil bagian.
"Maraton adalah satu dedikasi dan komitmen. Saya suka dengan komitmen karena selalu ada dua arah. Misalnya, saya komitmen untuk latihan, saya harus luangkan waktu dan tenaga untuk latihan saya. Tapi di sisi lain saya menerima daya tahan yang lebih di tubuh saya dan juga saya mendapatkan disiplin baik di jadwal maupun di otot tubuh," ujar Riena kepada Warta Kota, Rabu (13/5/2020) lalu.
Hal lainnya adalah ketika berlatih rutin dilakukan, maka secara otomatis tubuh menjadi lebih kuat dan pola pikir terpengaruh dimana pikiran positif akan tercipta di dalamnya dan mengalahkan pikiran negatif.
Lantas sebagai pecinta olahraga maraton, Riena pun mempelajari dan ingin mengembangkan olahraga maraton di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/riena-tambunan2.jpg)