PSBB Bodebek

Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan Pasar Tradisional dan Pusat Perbelanjaan Jelang Lebaran

Menjelang Lebaran 2020, Tim Wilayah 1 Pemerintah Kota Bekasi memperketat pengawasan di wilayahnya seperti di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Tim khusus Kecamatan Bekasi Timur memantau pelaksanaan PSBB di wilayahnya, Senin (18/5/2020). Petugas dalam tim khusus ini diberi wewenang untuk menindak pelanggar PSBB tahap ketiga di Kota Bekasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Menjelang Lebaran 2020, Tim Wilayah 1 Pemerintah Kota Bekasi memperketat pengawasan di wilayahnya.

Seperti melakukan pengendalian tempat-tempat keramaian seperti pasar tradisional, pusat pertokoan, dan pedagang kaki lima (PKL).

Pengetatan dan pengendalian disiapkan untuk mengantisipasi kerumunan jelang Lebaran saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah  virus corona (Covid-19).

Ketua Tim Wil 1, Hanan mengatakan, bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Polres dan Kodim, melakukan skema penempatan petugas  berjaga di titik-titik potensi keramaian.

Beda Dengan Jakarta, Kota Bekasi Bakal Longgarkan PSBB tanggal 26 Mei 2020 Mendatang

Di Tengah Pandemi Covid-19, Pemkot Bekasi Berikan Insentif Pengurangan Bayar Pajak PBB

Hal ini dilakukan karena  semakin dekat Hari Raya Idul Fitri, semakin banyak titik keramaian.

"Dekat lebaran semakin banyak warga yang keluar mencari kebutuhan, tentu saja kami akan meningkatkan kewaspadaan di titik keramaian, akan semakin ketat," ujar Hanan.

Hanan menambahkan, semua kegiatan di pusat perbelanjaan, pasar dan pertokoan masih terbatas sesuai aturan PSBB.

Oleh karena itu, kata Hanan, bagi yang kedapatan buka diluar sektor yang dikecualikan bakal ditindak tegas oleh petugas.

BNN Bagikan Paket Sembako di Daerah Paling Ujung Bekasi

PSBB di Kota Bekasi Kemungkinan Tak Diperpanjang, Wali Kota Siap Lakukan Relaksasi

"Tetap semua patuhi aturan, tidak ada pusat perbelanjaan. Yang boleh hanya sektor-sektor tertentu saja," katanya.

Selain itu, petugas rutin lakukan sosialisasi terkait pencegahan virus corona dan larangan mudik.

Sosialisasi tentang pencegahan Covid 19 dan memberikan pemahaman kemasyarakat untuk tidak mudik menjadi upaya rutin yang dilakukannya.

"Ini bagian dari upaya untuk menjaga dan melindungi diri masing-masing agar tidak membahayakan, kesehatan adalah hal yang lebih utama," kata Hanan.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved