Virus Corona Jabodetabek
Wakil Wali Kota Bekasi Optimis Bulan Juni Warga Kembali Hidup Normal
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto optimisi pada bulan Juni 2020 warga akan kembali hidup normal.
Penulis: Muhammad Azzam |
Pasalnya, 60 persen pola pergerakan warga Kota Bekasi itu menuju ke wilayah DKI Jakarta.
Dikhawatir jika kondisi Jakarta sebagai episentrum belum dapat dikendalikan akan mempengaruhi kasus Covid-19 di wilayah Kota Bekasi.
"Yang terpenting episentrum kita Jakarta, tarikan perjalanan kita pola pergerakan kita 60 persen ke sana.
"Jadi Jakarta harus bekerja keras sehingga dia bisa menekan orang yang dinyatakan positif harus kendalikan," beber dia.
Tri menambahkan PSBB yang diterapkan ini juga sangat berdampak terhadap ekonomi.
Semua masyarakat telah rindu akan hidup normal.
Olehkarena itu, Tri sepakat atas ucapan Presiden Joko Widodo yang meminta masyarakat hidup berdamai dan berdampingan dengan virus Corona.
"Kita semua sudah kangen, sudah rindu, kita sudah ingin hidup secara normal.
"Yang penting itu tadi, selama virus ini tidak ada antinya, belum ada vaksinnya memang kita harus seperti ini.
"Seperti yang dikatakan presiden berdamai dengan virus berdampingan," terang Tri.
Virus ini akan terus ada jika belum ditemukan vaksinya.
Sedangkan penerapan PSBB yang terlalu lama bakal berdampak terhadap ekonomi.
Tri melanjutkan jika tak diperpanjang PSBB, warga diminta menjalankan kehidupan baru atau new normal.
Meskipun tak ada lagi PSBB, warga diminta tetap menggunakan masker, jaga jarak dan rajin mencuci sabun.
"Mudah-mudahan dengan pola hidup sudah sehat, terus kita menjaga pakai masker sering minum vitamin, berolahraga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20-ribu-bansos-disalurkan-di-hari-pertama-psbb-kota-bekasi150402.jpg)