Virus Corona
Wabah Virus Corona, Masa Lockdown di India Diperpanjang, Ada 90.000 Kasus Covid-19
Kini, masa lockdown di India diperpanjang dampak wabah virus corona atau Covid-19. India lockdown sejak 24 Maret 2020.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kini, masa lockdown di India diperpanjang dampak wabah virus corona atau Covid-19.
Diketahui, perpanjangan masa lockdown di India tersebut, secara resmi ditetapkan oleh pemerintah setempat.
Sejak 24 Maret 2020, India lockdown dan saat itu sekolah, bisnis hingga transportasi umum pun ditiadakan oleh pemerintah.
Namun dalam masa perpanjangan kali ini, pemerintah setempat mengatakan akan memperhatikan perlunya pembukaan kegiatan ekonomi, seperti diberitakan BBC Minggu (17/8/2020).
• Center Timnas Basket Indonesia Ini Cemas, Adik Perempuannya Terjebak Lockdown di India
• WANITA Korban Virus Corona Dikarantina di Gedung Sekolah Dirudapaksa 3 Pria India Secara Bergantian
• Viral Video Petugas Kesehatan RSUD Blambangan Joget India Demi Hibur PDP Corona
Padahal kini kasus positif di India tembus angka 90 ribu kasus, dengan catatan 2896 kematian.
Terkait pembukaan ekonomi, pemerintah menegaskan tetap akan ada pembatasan.
Penerbangan, kereta api, lembaga pendidikan, layanan metro, restoran, bar, bioskop dan kompleks perbelanjaan akan tetap ditutup.
Restoran sekarang akan diizinkan untuk mengoperasikan layanan takeaway, sementara kompleks olahraga dan stadion dapat menjadi menyelenggarakan acara tanpa penonton, kata kementerian dalam negeri.
Dan untuk pertama kalinya sejak kuncian diumumkan, mobil pribadi dan bus sekarang dapat beroperasi di kota-kota besar dan juga melintasi perbatasan negara jika mereka memiliki izin.
Perjalanan dengan kendaraan pribadi telah diizinkan sebelumnya, tetapi para pengemudi tidak disarankan untuk melakukan perjalanan jarak jauh.
Para pengemudi sering kali dihentikan di pos pemeriksaan polisi dan ditanya ke mana tujuan mereka.
Pemerintah memberikan wewenang kepada pihak setempat.
Terserah masing-masing pejabat negara untuk memutuskan apakah mereka ingin mengizinkan pelonggaran pembatasan atau melanjutkan dengan aturan sebelumnya.
Sebagai catatan, tak satu pun kebijakan pelonggaran bisa berlaku di "zona penahanan", yaitu daerah dengan jumlah kasus sangat tinggi di mana perimeter telah dikenakan untuk memastikan tidak ada yang masuk atau pergi kecuali dalam keadaan darurat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/lockdown-india-s.jpg)