Marak Pencurian Data, Begini Solusi Tingkatkan Keamanan Sistem

Akibat penyebaran Covid-19 yang terjadi sejak Desember 2019, roda ekonomi maupun kebiasaan orang perlahan berubah.

Pixabay
Ilustrasi keamanan siber 

Padahal, kita semua sedang menuju era ‘New normal’ yang bergantung pada platform digital.

Apa yang harus dilakukan oleh industri atau perusahaan yang berkutat dengan data masyarakat agar bisa melindungi data tersebut secara optimal?

"Keamanan data nasabah adalah kebutuhan yang mutlak."

Sudah 65.642 Pengendara Langgar PSBB di Jadetabek, Terbanyak Tak Pakai Masker

"Tanpa itu perusahaan tidak dapat mempertahankan kepercayaannya."

"Data nasabah adalah kekayaan perusahaan yang terbesar," kata Julyanto Sutandang, CEO PT Equnix Business Solutions, perusahaan lokal penyedia jasa solusi teknologi informasi berbasis Open Source.

“Security breach atau pembobolan sistem yang berakibat kebocoran data akan membahayakan bisnis perusahaan tersebut."

Razia PSBB di Kranji Bekasi, Aparat Malah Temukan 104 Botol Miras

"Dan bisa memberikan dampak negatif seperti hilangnya kepercayaan konsumen dan rusaknya reputasi perusahaan,” imbuh Julyanto, lewat keteragan tertulis.

“Kondisi itu pada akhirnya akan merugikan perusahaan tersebut, karena konsumen akan pindah ke kompetitor."

"Intinya, jika data dalam suatu sistem rusak, hilang, atau dicuri, maka bencana akan menghampiri,” paparnya.

Doni Monardo: Sangat Mungkin Kita akan Selamanya Hidup dengan Covid-19

Untuk menghindari hal tersebut, kita harus menerapkan 2 lapis keamanan, yaitu:

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved