Resensi Buku

Pandemi Virus Corona Jadi Buku Seharga Rp 250 K, Ditulis 110 Orang dari Guru Besar sampai Wartawan

Sebanyak 110 penulis menulis buku berjudul Kemanusiaan pada Masa Corona setebal hampir seribu halaman.

Editor: Suprapto
istimewa
Persatuan Penulis Indonesia (Satupena) bekerja sama dengan Penerbit Balai Pustaka menerbitkan buku 'Kemanusiaan pada Masa Corona'. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Persatuan Penulis Indonesia (Satupena) bekerja sama dengan Penerbit Balai Pustaka menerbitkan buku 'Kemanusiaan pada Masa Corona' setebal hampir seribu halaman.

Buku ini menjadi kontribusi nyata 110 penulis anggota Satupena.

Mereka berlatar belakang berbagai disiplin keilmuan serta genre penulisan non-fiksi berupa esai, fiksi berupa cerpen, puisi dalam menyikapi pandemi Covid 19 yang melanda seluruh dunia terutama Indonesia.

Para penulis yang menyumbangkan karyanya merupakan para penulis profesional yg bekerja sebagai ilmuwan, dosen, peneliti, ahli biografi, penulis buku anak, penyair, dan agamawan dari berbagai usia.

Ada profesor ada juga sastrawan dan wartawan.

Terobosan Baru, Para Ilmuwan Temukan Obat Pengencer Darah untuk Menolong Pasien Virus Corona

Ustadz Abdul Somad Terbitkan Buku Baru Soal Perjalanan Hidupnya dan Sahabat Waktu Kuliah di Al Azhar

Karya-karya mereka selama ini dikenal luas dan banyak menerbitkan buku dan menulis di berbagai media dalam rentang waktu yang panjang.

Di antara para penulis buku ini ada nama Arahmaiani, Prof Azyumardi Azra, Nasir Tamara, Hera Supolo Sudoyo, Akmal Nassery, Prof Komaruddin Hidayat, Tommy F. Awuy, dan Mikke Susanto.

Ada juga Asma Nadia, Murti Bunanta, Connie Rakahundini, Ilham Bintang, Putu Setia, Alberthiene Endah, Fanny G. Poyk serta Artie Ahmad.

Persatuan Penulis Indonesia (Satupena) bekerja sama dengan Penerbit Balai Pustaka menerbitkan buku 'Kemanusiaan pada Masa Corona
Persatuan Penulis Indonesia (Satupena) bekerja sama dengan Penerbit Balai Pustaka menerbitkan buku 'Kemanusiaan pada Masa Corona (istimewa)

Ketua Umum Satupena, Dr. Nasir Tamara, menjelaskan gagasan dan proses penerbitan buku 'Kemanusiaan pada Masa Corona'.

Prosesnya telah melewati pembahasan serius dan panjang di kalangan anggota organisasi penulis Indonesia yang didirikan melalui Kongres penulis Indonesia di Solo tahun 2017 ini.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved