Breaking News:

Liga 1

Ini Alasan Manajemen PS Tira Persikabo Mendesak RUPS Harus Dilakukan PT LIB

Manajemen PS Tira Persikabo angkat bicara terkait desakan seluruh tim kontestan Liga 1 dan 2 2020 meminta RUPS

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Murtopo
dokumen Rhendie Arindra
Direktur Pengembangan Bisnis Persikabo Bogor, Rhendie Arindra 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Manajemen PS Tira Persikabo angkat bicara terkait desakan seluruh tim kontestan Liga 1 dan Liga 2 2020 meminta RUPS PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Diketahui, tim berjuluk Laskar Padjajaran itu menjadi salah satu tim yang turut mendesak agar PT LIB secepatnya menggelar RUPS.

Direktur Pengembangan Bisnis PS Tira Persikabo, Rhendie Arindra membeberkan alasan mengapa timnya menjadi tim terakhir yang mendesak PT LIB menyelenggarakan RUPS.

Menurutnya, pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan, sehingga harus diadakan pembahasan lebih mendalam dengan cara menganalisa apa yang sebenarnya terjadi di kubu PT LIB.

Bek PS Tira Persikabo Munadi Membantu Ibunya Jualan Takjil untuk Isi Waktu Luang Usai Latihan

"Inti sebenarnya kita menganalisa ada ketidakharmonisan di dalam internal LIB, dan tidak baik jika dibiarkan berlarut. Digelar RUPS untuk segera menyelesaikan masalah-masalah yang sedang terjadi," ujarnya, Kamis (14/5/2020).

Lebih lanjut, Rhendie berharap agar di dalam RUPS yang akan digelar pada 18 Mei mendatang semua pihak dapat mencari solusi dan bukan untuk ajang saling menjatuhkan.

"Persikabo sih pengennya internal LIB bisa selesai dengan damai. Ngga perlu ada jatuh menjatuhkan. Perkara ada kesalahan dalam menjalankan organisasi, namanya juga manusia, ya di musyawarahkan aja kali ya," ungkapnya.

Liga 1 2020 Terhenti Akibat Wabah Covid-19, Kitman PS Tira Persikabo Buka Toko Olahraga

Terkait wacana subsidi seluruh kontestan yang akan dipotong, Rhendie menegaskan bahwa PT LIB sebaiknya menyelesaikan kewajibannya terlebih dahulu kepada tim yang berlaga di kompetisi.

"Subsidinya aja blom dibagi. Bagi dulu aja, baru kita tau dipotong apa ngga. Blom ada yg cair mass. Persikabo sudah terima 1 kali di awal musim mas. Sebelum kick off kloo ngga salah. Setelah itu ngga ada lagi," ungkapnya.

Selama Liga 1 2020 dihentikan, Rhendie menjelaskan bahwa seluruh kerja sama antara pihaknya dengan sponsor tidak berjalan sesuai dengan skema.

Ini Menu Makanan dan Minuman Favorit Bek PS Tira Persikabo Didik Wahyu Ketika Berbuka Puasa

"Mandek.Tapi bahasanya masih delay, bukan cancel," tegasnya.

Selain itu, dengan tegas Rhendie menjelaskan bahwa di timnya tidak ada yang namanya tunjangan hari raya (THR).

"Basically di kontrak kita ngga ada THR. Musim-musim sebelumnya ada uang tali asih dari management. Untuk musim ini, mengingat situasi kaya sekarang, belum diputuskan," tandasnya.

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved