Investasi

Raih Pendanaan dari Binance, Tokocrypto Kembangkan Teknologi Blockchain dan Ekspansi Pasar Nasional

Tokocrypto, pedagang aset kripto pertama yang teregulasi dan terdepan Indonesia, resmi mengumumkan keberhasilan mereka mendapatkan investasi Binance

Istimewa
Tokocrypto, pedagang aset kripto pertama yang teregulasi dan terdepan di Indonesia, mendapat pendanaan dari Binance. 

“Investasi dari Binance ini akan digunakan untuk menghadirkan dan meningkatkan layanan terbaik dari Tokocrypto di pasar Indonesia, serta mempercepat visi kami dalam menghadirkan ekosistem keuangan terbuka melalui teknologi blockchain..."

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tokocrypto, pedagang aset kripto pertama yang teregulasi dan terdepan di Indonesia, resmi mengumumkan keberhasilan mereka mendapatkan investasi dari Binance.

Binance merupakan perusahaan blockchain global di balik pedagang aset kripto terbesar di dunia dari sisi volume transaksi dan pengguna.

Co-Founder dan CEO Tokocrypto Pang Xue Kai menyatakan, investasi ini akan digunakan untuk mempercepat pengembangan bisnis Tokocrypto, termasuk dalam hal produk dan layanan baru, serta pengembangan teknologi.

Masuk Pasar Indonesia, Bursa Kripto Global KuCoin Mulai Rangkul Tokoin

Setelah Facebook, Telegram Berencana Rilis Mata Uang Kripto Bernama Gram

Mempertanyakan Keamanan Berinvestasi Mata Uang Kripto

Selain itu juga untuk menghadirkan inisiatif-inisiatif baru dalam hal edukasi blockchain di Indonesia serta ekspansi secara nasional, seperti Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Balikpapan, dan lainnya.

“Investasi dari Binance ini akan digunakan untuk menghadirkan dan meningkatkan layanan terbaik dari Tokocrypto di pasar Indonesia, serta mempercepat visi kami dalam menghadirkan ekosistem keuangan terbuka melalui teknologi blockchain,” sebut Pang Xue Kai dalam keterangan resminya, Selasa (12/5/2020).

Berbagai inisiatif baru

Senada dengan Pang Xue Kai, COO Tokocrypto Teguh Kurniawan Harmanda mengatakan bahwa investasi yang didapat perusahaannya tersebut akan digunakan untuk mengembangkan berbagai inisiatif baru.

“Termasuk melanjutkan kerjasama dan kolaborasi dengan para pemangku kebijakan di Indonesia seperti BAPPEBTI dan PPATK, serta menjalin kerjasama strategis dengan para pelaku industri lainnya,” ujar Teguh.

Didirikan pada awal 2018, Tokocrypto bertujuan untuk mendorong adopsi dan aksesibilitas berkelanjutan dari aset kripto di Indonesia melalui transaksi perdagangan dan layanannya.

Pada awal berdirinya, Tokocrypto juga berhasil mendapat pendanaan putaran awal, di mana pada putaran ini, salah satu pemberi dana adalah QCP Capital, perusahaan perdagangan aset digital dan investasi yang berbasis di Singapura.

Tim ini mencapai tonggak sejarah penting pada tahun 2019 ketika Tokocrypto menjadi pedagang aset kripto pertama yang terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).

Ekplorasi peluang baru

Sementara, Pendiri dan CEO Binance Changpeng Zhao (CZ) menyatakan bahwa investasi Binance di Tokocrypto memungkinkan pihaknya untuk mengeksplorasi bersama peluang baru yang menarik untuk pasar Indonesia bersama mitra lokal yang telah teregulasi.

“Dengan adopsi teknologi yang cepat, pertumbuhan ekonomi yang kuat, serta populasi terbesar keempat di dunia, Indonesia akan menjadi salah satu pusat terkemuka dari ekosistem blockchain di Asia Tenggara,” ungkapnya. 

Penulis: Mochammad Dipa
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved