Pengangguran di Kabupaten Tangerang Diperkirakan Lebih dari Sebelum Pandemi Sebanyak 163.957 Orang

Jarnaji menambahkan dalam masa pandemi Covid-19 ini Disnaker membentuk Tim Monitoring dampak corona.

ISTIMEWA
Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat menempelkan stiker di rumah penerima Bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Provinsi Banten. Penempelan stiker secara simbolis dilakukan di Desa Cempaka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Selasa (5/5/2020). 

Sejumlah sektor industri di wilayah Kabupaten Tangerang seperti retail, garment, manufaktur, sepatu, perhotelan hiburan, peleburan besi, furnitur, otomotif, keramik dan sebagainya, terdampak pandemi Covid-19.

Tak ayal jumlah pengangguran pun semakin banyak.

“Jumlah pengangguran di Kabupaten Tangerang sebelum pandemi sekitar 163.957 orang. Setelah pandemi saat ini dan prediksi akan terus bertambah, ini belum ditambah pekerja di sektor informal,” ucap Kepala Dinas Tenaga  Kerja Kabupaten Tangerang, Jarnaji, kepada Wartakotalive.com, Kamis (14/5/2020).

Jarnaji menambahkan dalam masa pandemi Covid-19 ini Disnaker membentuk Tim Monitoring dampak corona.

Dengan tugas mendata dan memfasilitasi konseling ketenagakerjaan kepada pengusaha serta serikat pekerja atau pekerjannya langsung.

Selain pengangguran, hingga kini jumlah karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan yang dirumahkan jelang Lebaran tahun ini juga banyak.

Seperti dialami para pegawai di wilayah Kabupaten Tangerang. Mereka terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan imbas dari pandemi virus corona atau Covid-19.

Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang saat ini jumlah karyawan yang di-PHK sebanyak 10.389 orang. Sementara pekerja yang dirumahkan sebanyak 8.698 orang. Sedangkan perusahaan yang tutup atau tidak beroperasi ada 9 perusahaan.

Kadisnaker Kabupaten Tangerang, Jarnaji, mengatakan, angka PHK tersebut kemungkinan akan terus bertambah apabila situasi pandemi Covid-19 masih terus berkembang seperti saat ini.

“Kami berharap situasi ini akan segera membaik karena apabila situasi terus seperti ini maka tidak terjadi kemungkinan jumlah pengangguran di Kabupaten Tangerang akan terus meningkat,” ujar Jarnaji.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved