Rabu, 29 April 2026

Berita Video

VIDEO: Curhat Pengusaha Rental Mobil Terpukul Wabah Covid

mereka kesulitan membayar cicilan kendaraan yang dimiliki, karena tak mendapatkan pemasukan.

Penulis: MNur Ichsan Arief | Editor: Ahmad Sabran
Wartakotalive.com/Rizki Amana
ilustrasi rental Mobil 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG- Wabah pandemi Covid-19 berdampak pula pada usaha penyewaan mobil, hal ini diperparah dengan adanya aturan larangan mudik bagi masyarakat di masa penerapan aturan PSBB.

Sejak awal wabah ini merebak, sekitar 3 bulan yang lalu para pemilik usaha ini terpaksa mengandangkan armada mobil yang mereka miliki, seperti yang dilakukan Syarifudin dan Heri Solihin.

Pemilik rental mobil di kawasan Kota Tangerang ini mengaku tak mendapatkan pemasukan sama sekali dari usaha yang mereka rintis ini.

Mereka mengakui kondisi saat ini menjadi masa terberat dalam bisnis yang mereka geluti. Hal ini membuat mereka kesulitan membayar cicilan kendaraan yang dimiliki, karena tak mendapatkan pemasukan.

Untuk diketahui, Jumlah pasien Virus Corona (COVID-19) di Indonesia bertambah 689 orang, per Rabu (13/5/2020).

"Sehingga total ada 15.438 kasus positif," ujar Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (COVID-19) Achmad Yurianto, Rabu (13/5/2020).

Sementara, jumlah pasien sembuh bertambah 224 orang, sehingga total pasien sembuh ada 3.287 orang.

 600.000 Pemudik Tiba di Jateng, Banyak dari Jabodetabek, Ada yang Berkelahi Dulu Baru Mau Diisolasi

Sedangkan pasien yang meninggal bertambah 21 orang, sehingga total ada 1.028 pasien Covid-19 yang meninggal.

Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di Indonesia per 12 Mei 2020, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id:

DKI JAKARTA

Jumlah Kasus: 5,375 (36.4%)

JAWA TIMUR

Jumlah Kasus: 1,669 (11.3%)

JAWA BARAT

Jumlah Kasus: 1,545 (10.5%)

JAWA TENGAH

Jumlah Kasus: 989 (6.7%)

SULAWESI SELATAN

Jumlah Kasus: 747 (5.1%)

BANTEN

Jumlah Kasus: 559 (3.8%)

NUSA TENGGARA BARAT

Jumlah Kasus: 339 (2.3%)

BALI

Jumlah Kasus: 328 (2.2%)

PAPUA

Jumlah Kasus: 322 (2.2%)

SUMATERA BARAT

Jumlah Kasus: 319 (2.2%)

SUMATERA SELATAN

Jumlah Kasus: 279 (1.9%)

KALIMANTAN SELATAN

Jumlah Kasus: 277 (1.9%)

KALIMANTAN TIMUR

Jumlah Kasus: 228 (1.5%)

KALIMANTAN TENGAH

Jumlah Kasus: 204 (1.4%)

SUMATERA UTARA

Jumlah Kasus: 198 (1.3%)

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Jumlah Kasus: 169 (1.1%)

KALIMANTAN UTARA

Jumlah Kasus: 132 (0.9%)

KALIMANTAN BARAT

Jumlah Kasus: 123 (0.8%)

KEPULAUAN RIAU

Jumlah Kasus: 106 (0.7%)

SULAWESI TENGAH

Jumlah Kasus: 95 (0.6%)

RIAU

Jumlah Kasus: 81 (0.5%)

SULAWESI TENGGARA

Jumlah Kasus: 76 (0.5%)

SULAWESI UTARA

Jumlah Kasus: 74 (0.5%)

PAPUA BARAT

Jumlah Kasus: 70 (0.5%)

SULAWESI BARAT

Jumlah Kasus: 68 (0.5%)

LAMPUNG

Jumlah Kasus: 66 (0.4%)

JAMBI

Jumlah Kasus: 65 (0.4%)

MALUKU UTARA

Jumlah Kasus: 54 (0.4%)

MALUKU

Jumlah Kasus: 50 (0.3%)

BENGKULU

Jumlah Kasus: 40 (0.3%)

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Jumlah Kasus: 29 (0.2%)

GORONTALO

Jumlah Kasus: 19 (0.1%)

ACEH

Jumlah Kasus: 17 (0.1%)

NUSA TENGGARA TIMUR

Jumlah Kasus: 16 (0.1%). (CC)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved