Selasa, 19 Mei 2026

Virus Corona

Begini Persalinan yang Aman Bagi Ibu Hamil Saat Kondisi Pandemi Covid-19

Bagi ibu hamil yang sudah mendekati hari H, diperlukan persiapan matang untuk melahirkan di tengah pandemi COVID-19.

Tayang:

Selain itu, berbagai perubahan di dalam tubuh yang terjadi semasa kehamilan juga membuat ibu hamil dapat mengalami gejala yang lebih berat bila terkena COVID-19.

Wanita Penderita Covid-19 Melahirkan di RS Siloam Kelapa Dua Tangerang, Begini Penanganan Bayinya

Mendekati waktu melahirkan, jadwal pemeriksaan kehamilan ke dokter kandungan atau bidan juga menjadi lebih sering. Artinya, bumil jadi lebih sering keluar rumah. 

Nah, untuk mengurangi risiko tertular virus Corona, penting sekali bagi bumil untuk melakukan tindakan pencegahan, di antaranya dengan:

Selain itu, jaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara rutin, dan tidur yang cukup.

Minumlah suplemen kehamilan sesuai anjuran dokter dan jangan lupa periksakan kehamilan ke dokter sesuai jadwal yang ditentukan.

Pilihan tempat melahirkan

Pilihan tempat melahirkan, baik itu di rumah, klinik, atau rumah sakit, juga perlu bumil pikirkan baik-baik dengan mempertimbangkan risiko dan manfaatnya. Diskusikanlah dulu hal ini dengan dokter.

Bila bumil ingin melahirkan di klinik atau di rumah, pastikan ada ambulans atau kendaraan yang dapat menjangkau tempat Bumil bersalin.

Hal ini untuk berjaga-jaga bila Bumil harus segera dirujuk ke rumah sakit.

Jika Bumil menderita COVID-19 atau mungkin memiliki gangguan kesehatan tertentu, sebaiknya jangan melahirkan di rumah.

Akan lebih aman bila Bumil melahirkan di rumah sakit agar kondisi bumil dapat diawasi secara ketat dan bayi dapat dilindungi semaksimal mungkin selama proses persalinan maupun setelahnya.

Ibu Hamil Boleh Ikut Puasa Ramadan, Hanya Saja Harus Ikuti Syarat Dokter yang Satu Ini

Untuk melahirkan di rumah sakit, tentukanlah dulu rumah sakit mana yang akan menjadi tempat Bumil melahirkan sejak jauh-jauh hari.

Bumil juga harus kontrol ke dokter kandungan untuk mengetahui waktu perkiraan persalinan.

Selama proses persalinan di rumah sakit, baik dengan operasi caesar maupun normal, Bumil boleh ditemani. Namun, pendamping sebisa mungkin dibatasi hanya satu orang.

Meski begitu, jika pendamping Bumil memiliki gejala COVID-19 atau sedang tidak sehat, ia tidak diizinkan masuk ke ruang bersalin.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved