Breaking News:

Emak-emak Emosi, Dikira Sembako Seliter Beras dan 2 Mi Instan dari Jokowi, Nggak Tahunya Lumbung RW

Seperti diketahui pemerintah pusat dan Pemprov Banten telah memberikan bansos secara bertahap kepada warga Tangerang.

facebook
Ibu-ibu penerima bansos beras satu liter dan dua mi instan viral di media sosial 

Hanya mendapatkan beras satu liter dan dua bungkus mi instan, membuat emak-emak di Cimone, Kota Tangerang, langsung terpancing emosi.

Apalagi bantuan sosial tersebut disebut-sebut pemberian dari Presiden Joko Widodo.

Para ibu-ibu rumah tangga ini pun langsung mencak-mencak saat menerima bantuan sosial imbas wabah virus corona atau Covid-19.

Aksi mereka pun lantas terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial hingga menjadi viral.

Dalam video tersebut mereka membawa-bawa nama Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Ibu itu menanyakan kebenaran bantuan sosial yang telah diterimanya.

“Saya cuma dapat beras seliter dan 2 bungkus indomie,” ujar Sari seorang ibu berdaster merah tampak emosional dalam video tersebut.

Sementara rekannya yang bernama Nurhayati pun turut berbicara dan prihatin atas kejadian ini.

“Pak Jokowi itu orang baik, enggak mungkin ngasih bantuan hanya seperti ini,” ucap Nurhayati.

Emosi Sari makin meluap. Ia menggenggam butiran beras dan tampak mengeluarkan kekecewaannya.

“Beras seliter ini buat makan berapa hari? Apa harus saya bubur satu butir satu butir. Saya sudah nunggu bantuan berbulan -bulan tapi dapatnya cuma begini,” kata Sari.

Menanggapi kejadian itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Suli Rosadi menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya itu.

“Mereka salah informasi, bantuan itu bukan dari pemerintah. Tapi dari lumbung RW yang memberikan bantuan kepada warganya,” ungkap Suli kepada Wartakotalive.com, Senin (11/5/2020).

Seperti diketahui pemerintah pusat dan Pemprov Banten telah memberikan bansos secara bertahap kepada warga Tangerang. Bantuan sosial tersebut yakni uang Rp 600 ribu dan paket sembako.

“Ini konfirmasinya,” tutur Suli memberikan video berdurasi dua menit kepada Wartakotalive.com.

Dalam video itu terekam Sari dan Nurhayati memberikan penjelasan.

Mereka meminta maaf atas kesalahan informasi yang diterimanya.

"Saya minta maaf atas ketidak tahuaan saya. Saya enggak tahu kalau ini bukan dari pemerintah, tapi dari lumbung RW," beber Sari di video tersebut.
"Kalau saya memang tidak dapat bantuan, prihatin saja dengan nasib teman. Saya juga bingung masa Pak Jokowi memberikan bantuan hanya seperti itu. Ini cuma ketidak tahuan kami. Saya minta maaf kepada RT, RW, Lurah dan Camat. Ini sikap emosional sesaat saja," papar Nurhayati yang berada di samping Sari.
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved