UPDATE Covid-19 di Jakarta, Sebanyak 83.394 Warga Ikuti Swab Test
Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat ada 83.394 warga Jakarta secara kumulatif mengikuti swab test Covid-19 memakai alat Polymerase Chain Reaction.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat ada 83.394 warga Jakarta secara kumulatif mengikuti swab test Covid-19 memakai alat Polymerase Chain Reaction (PCR).
Pengecekan yang dilakukan sampai Sabtu (9/5/2020) ini dianggap lebih akurat karena sampel swab diambil dari hidung dan tenggorokan.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan pelaksanaan tes PCR per Sabtu (9/5/2020) kemarin ada 2.886 orang.
• RS Pertamina Jaya Gelar Swab Test Drive Thru Bagi Warga Jakarta, Hasil 2X24 Jam Via SMS Atau Email
“Dari jumlah itu, sebanyak 1.654 orang mengikuti tes untuk menegakkan diagnosis kasus baru, dengan hasil 182 orang positif dan 1.472 orang negatif,” kata Widyastuti berdasarkan keterangan yang diterima pada Minggu (10/5/2020).
Widyastuti mengatakan, untuk jumlah warga Jakarta yang mengikuti rapid test atau tes cepat Covid-19 ada 87.014 orang.
Dari jumlah itu, sebanyak 3.480 orang atau empat persen dinyatakan reaktif Covid-19, sedangkan 83.354 orang dinyatakan negatif.
• Puluhan Warga Pulau Tidung Berstatus ODP Ikuti Swab Test Covid-19
Bagi orang yang hasilnya dinyatakan reaktif Covid-19, petugas akan membawanya ke rumah sakit rujukan Covid-19 untuk pengecekan lebih lanjut dengan swab tes. Melalui pengecekan PCR, petugas dapat memastikan keberadaan virus Covid-19 yang bersarang di hidung maupun tenggorokan seseorang.
Sedangkan rapid test, hanya melakukan pengetesan keberadaan antibodi terhadap serangan kuman di dalam tubuh.
Bila seseorang terkena serangan kuman, antibodi akan bereaksi sehingga hasilnya akan positif.
• FKM UI Sarankan DKI Maksimalkan Labkesda untuk Swab Test, Pernah Tawarkan Bantuan tapi Tak Digubris
Begitu juga sebaliknya, bila tidak terkena serangan kuman, antibodi tidak akan bereaksi sehingga hasilnya negatif.
“Rapid test dilakukan di enam wilayah Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP),” kata Widyastuti.
Pelaksanaan rapid test ditujukan bagi orang yang berisiko tinggi menularkan ataupun tertular Covid-19.
• BREAKING NEWS Update Covid-19 di Jakarta: Jumlah Warga DKI Terinfeksi Tembus 5.140 Orang
Contohnya tenaga medis dan orang-orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus pasien dalam pengawasan (PDP).
Selain itu, orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus pasien konfirmasi Covid-19 dan orang dalam pemantauan (ODP).
ODP misalnya seseorang yang mengalami demam di atas 38 derajat celcius atau riwayat demam, gejala gangguan sistem pernapasan seperti flu dan batuk.
• Update Virus Corona, Angka Kasus Sembuh COVID-19 Tumbuh Menjadi 2.698, Meninggal 973 Orang