Virus Corona Jabodetabek

Warga Depok yang Positif Corona namun Tak Mampu Isolasi Mandiri di Rumah, Disiapkan Kamar di 2 RS

Depok memfasilitasi warganya yang sudah dinyatakan positif Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri. Yakni 95 kamar di dua RS

Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna memantau langsung jalannya Rapid Test yang diikuti 100 wartawan yang meliput di Kota Depok, Senin (6/4/2020). Pemkot Depok sediakan 95 kamar di dua RS untuk isolasi mandiri 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK -- Sebagai upaya menekan penyebaran Covic-19 dan membangun kesembuhan bagi para warga yang positif terinfeksi Covid-19.

 Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memfasilitasi warganya yang sudah dinyatakan positif Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri.

 Dengan menyediakan layanan Rumah Sakit Isolasi, bekerjasama dengan Rumah Sakit Hasana Graha Afiah (RS HGA) dan RS Citra Medika Kota Depok.

Kasus Baru Covid-19 Cenderung Turun dan Pasien Sembuh Naik, Menko PMK: Kita Sudah di Rel yang Benar

Pemkot Depok Siap Salurkan Bantuan JPS Tahap Kedua untuk 30.000 KK

 "Fasilitas ini ditujukan bagi pasien yang kondisi rumahnya tidak memungkinkan dijadikan tempat isolasi mandiri," papar Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu (9/5/2020).

Teknisnya, kata Idris, Tim Pemantau dan Puskesmas setempat segera akan melakukan tracing kepada warga yang isolasi mandiri dengan status konfirmasi positif.

 "Sekaligus merekomendasikan dan memfasilitasi ke rumah sakit yang dituju. Selain ke RS HGA dan RS Citra Medika, juga dapat dilakukan di RSUD Kota Depok," tuturnya.

WEGE Raih Penghargaan MCB Karena Tetap Eksis di Tengah Pandemi Covid-19

 Sebelumnya, Idris mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 440/121/Kpts/Dinkes/Huk/2020 tentang Penetapan RS Umum HGA sebagai Rumah Sakit Dedikasi penanggulangan Covid-19.

 Selain RSU HGA, Idris juga mengeluarkan SK Nomor 440/122/Kpts/Dinkes/Huk/2020 tentang Penetapan RS Citra Medika Depok sebagai  RS Isolasi Darurat Penanganan Covid-19 di Kota Depok.

 “Dua rumah sakit ini ditetapkan sebagai rumah sakit isolasi darurat untuk menambah kebutuhan isolasi mandiri masyarakat yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG),” ujar Idris kepada  wartawan di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Depok, Senin (4/5/2020).

Tiap Minggu Nurhadi Tukar Uang Dua Kali, untuk Kebutuhan Harian dan Bayar Gaji Buruh Serta Pengawal

 Dari kedua RS tersebut, Idris mengatakan total tempat tidur yang disediakan mencapai 95 unit.

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved