Selasa, 14 April 2026

Virus Corona

Dua Robot Perawat Bantu Penanganan Pasien Covid-19 di RS Pertamina Jaya

Dua robot yang diberi nama Emi dan Temi ini bertugas untuk mengantarkan makanan dan obat-obatan kepada pasien yang memang sudah terjadwal

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Murtopo
Dok. RS Pertamina Jaya
Robot perawat Emi yang ikut membantu penaganan pasien covid-19 di RS Pertamina Jaya, Jakarta Pusat. Jumat (8/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, CEMPAKA PUTIH -- Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih Jakarta Pusat menghadirkan dua robot perawat untuk diperbantukan menangani pasien covid-19 yang tengah dalam perawatan di ruang modular.

Dua robot yang diberi nama Emi dan Temi ini bertugas untuk mengantarkan makanan dan obat-obatan kepada pasien yang memang sudah terjadwal, tak hanya mengantarkan obat ke pasien, robot perawat ini juga sebagai pengawas.

Direktur Utama RS Pertamina Jaya Syafik Ahmad mengatakan jika dihadirkan dua robot di RS Pertamina Jaya sebagi bentuk mengurangi kontak pasien covid-19. Meskipun tenaga medis tetap masih ada kontak.

Update Virus Corona Indonesia Jumat (8/5/2020) Total 13.112 Kasus, Sembuh 2.494 dan Tewas 943 Orang

"Jadi robot ini kita operasikan untuk mengurangi kontak tenaga medis dengan pasien. Lebih meringankan tenaga medis dibeberapa kegiatan," kata Syafik ditemui di RS Pertamina Jaya, Jumat (8/5/2020).

Menurut Syafik meski terdapat dua robot, tidak mengurangi pelayanan pasien, justru dengan hadirnya dua robot ini akan mempermudah tenaga medis, salah satunya yaitu mengantarkan obat kepada pasien.

Setiap robot perawat ini memiliki peran berbeda yaitu robot perawat dengan nama Emi. Dimana digunakan untuk mengantarkan makanan, obat dan kebutuhan pasien lainnya.

Pemudik Takkan Mudah Lagi Masuk Jakarta, yang Positif Corona Dilarang Masuk Kembali ke Ibukota

"Kalau pasien dirawat dia ada jadwal minum obat. Pagi minum obat jam sekian, siang minum obat jam sekian, jadi obatnya sudah rutin. Supaya perawatan enggak terlalu sering mondar mandir ketemu pasien untuk anterin obat," katanya.

Sedangkan robot Tami bertugas mengontrol dan sebagai media komunikasi di antara tim medis dengan pasien sesuai dengan protokol kesehatan. Robot ini telah terprogram untuk berkomunikasi.

"Jadi pasien bisa nanya dan langsung nanti di jawab oleh robot. Seperti apakah saya sudah boleh pulang, atau pasien menyampaikan keluhan, nah jadi dari robot ini tersambung ke bagian perawat yang mengontrol robot ini," katanya.

PO Bus Arimbi Bagikan Paket Sembako untuk 131 Pegawai Terdampak Pandemi Virus Corona

Syafik mengatakan robot-robot itu diberikan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI, yang ke depannya diharapkan dapat bertambah lagi. Robot ini juga mampu beroperasi lama dengan waktu charging selama dua jam.

"Dua robot ini dari BUMN, sedang diupayakan dari Indonesia Healthcare Corporation (IHC)," kata Syafik.

Diketahui jikaa sebelumnya Robottemi ini digunakan sebagai pendamping lansia dan keluarga supersibuk. Dengan kata lain Temi tidak secara khusus dimaksudkan untuk membantu penanganan pasien Covid-19 meski saat ini Temi digunakan secara luas di Asia.

Jika merujuk penjelasan pabrikan, robot ini aslinya memang dinamakan Temi. Inovasi ini dibuat oleh peneliti asal Amerika Serikat yaitu Yossi Wolf melalui perusahaan Robotemi. Ia menciptakan robot dengan kemampuan telepresence. (JOS)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved