Adi Kurdi Meninggal
Adi Kurdi, Adik Ipar WS Rendra yang 17 Kali Main Film
Aktris senior Indonesia, Adi Kurdi, menghadap keharibaan Allah SWT. Pemain film Gadis Penakluk (1980) itu meninggal Jumat (8/5/2020) pukul 11.30 WIB
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Dodi Hasanuddin
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aktris senior Indonesia, Adi Kurdi, menghadap keharibaan Allah SWT. Pemain film Gadis Penakluk (1980) itu meninggal pada Jumat (8/5/2020) pukul 11.30 WIB.
"Iya benar Adi Kurdi meninggal. Almarhum meninggal, karena stroke dan pembengkakan otak," kata penulis skenario Indonesia, Hatty Tjahjono.
Harry menambahkan bahwa jenazah almarhum Adi Kurdi akan dimakamkan di pemakaman keluarga Bengkel Teater WS Rendra di Cipayung, Jawa Barat.
Kepergian Adi Kurdi membawa luka mendalam bagi dunia perfilman Indonesia. Bagaimana tidak. Adi Kurdi telah menorehkan sejarah bahwa melalui film dia mampu memberi pesan tentang pentingnya arti keluarga.
• Jalani Perawatan di Rumah Sakit, Istri Adi Kurdi Jelaskan Penyebab Meninggal Suaminya
• Dunia Lawan Covid-19, Jokowi Minta Masyarakat Berdamai, Fadli Zon : Jadi Mana yang Benar?
• Tiga Tips Jusuf Kalla Selesaikan Pandemi Covid-19: Menghindar, Bertahan, dan Ikuti Aturan Pemerintah
Hal tersebut disampaikannya dalam serial drama Keluarga Cemara (1997). Drama tersebut pun telah diangkat ke layar lebar yang dirilis pada tahun 2019.
Namun, Adi Kurdi tak main dalam film tersebut. Perannya sebagai abah digantikan Ringgo Agus Rahman.
Meski demikian peraih Piala Citra untuk Penulis Skenario Adaptasi Terbaik 2019 itu telah memberikan inspirasi kepada seniman muda dalam berbagai film yang dibintanginya.
Di antaranya adalah Gadis Penakluk (1980), Bukan Istri Pilihan (1981), Putri Seorang Jendral (1981), dan
Bunga Bangsa (1982). Selanjutnya film RA Kartini (1982), dan Hatiku Bukan Pualam (1985)
Kemudian Opera Jakarta (1985), Beri Aku Waktu (1986), Oeroeg (1993), Surat untuk Bidadari (1994),
Aku Ingin Menciummu Sekali Saja (2002), 3 Hari untuk Selamanya (2007), Anak-Anak Borobudur (2007),
Ratu Kostmopolitan (2010), Kapan Kawin ? (2015), Bulan di Atas Kuburan (2015), dan
Triangle the Dark Side (2016)
Adi Kurdi meninggal dunia di RS Pusat Otak Nasional, Jakarta.
Kabar duka ini disampaikan kerabat Adi Kurdi, Romo Yustinus Sulistiadi Pr, kepada Kompas.com.
Berikut biodata Adi Kurdi:
1. Adik Ipar WS Rendra
Adi Kurdi adalah saudara ipar penyair kenamaan mendiang WS Rendra.
Adi Kurdi menikah dengan adik WS Rendra, Bernadetta Siti Restyratuti di Gereja Albertus di Jetis, Yogyakarta.
DIa dikaruniai seorang anak perempuan bernama Maria Advena Victoria.
Namanya mencuri perhatian di kalangan sineas Indonesia berkat kemampuannya tampil di berbagai pementasan teater.
Salah satu pementasannya yang terkenal adalah Kisah Perjuangan Suku Naga.
Kala itu, ia menjadi pemeran utama dalam teater asuhan W.S Rendra, Bengkel
Kesuksesannya di jagat teater membuat Adi Kurdi dilirik dan diajak bermain dalam layar lebar.
2. Main pertama film
Namanya dikenal publik berkat penampilannya dalam film layar lebar berjudul Gadis Penakluk (1980).
Berkat bermain dalam film tersebut, Adi Kurdi berhasil masuk kedalam nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 1981.
Setelah itu, ia menjadi pemeran pendukung dalam film berjudul Putri Seorang Jendral hasil karya sutradara Wim Umboh. Karirnya di dunia hiburan semakin cemerlang, hingga saat ini ia telah membintangi 17 film layar lebar di Tanah Air.
3. Dikenal dengan sebutan Abah
Tidak hanya itu, ia juga membintangi serial drama televisi terkenal, seperti Keluarga Cemara (1997), Ali Topan Anak Jalanan (1997), dan lainnya.
Bahkan, berkat perannya di serial Keluarga Cemara, Adi Kurdi selalu dijuliki sebagai Abah.
Di film ini Adi Kurdi beradu akting dengan sejumlah artis seperti Novia Kolopaking,
Berikut daftar karyanya:
Film:
Gadis Penakluk (1980)
Bukan Istri Pilihan (1981)
Putri Seorang Jendral (1981)
Bunga Bangsa (1982)
RA Kartini (1982)
Hatiku Bukan Pualam (1985)
Opera Jakarta (1985)
Beri Aku Waktu (1986)
Oeroeg (1993)
Surat untuk Bidadari (1994)
Aku Ingin Menciummu Sekali Saja (2002)
3 Hari untuk Selamanya (2007)
Anak-Anak Borobudur (2007)
Ratu Kostmopolitan (2010)
Kapan Kawin ? (2015)
Bulan di Atas Kuburan (2015)
Triangle the Dark Side (2016)
• VIDEO: Penyebab Adi Kurdi Meninggal Dunia di RS PON Jakarta, Ini Penuturan Sahabat Karibnya
• Era Susi Pudjiastuti Berakhir Sudah, Menteri Edhy Prabowo Resmi Izinkan Ekspor Benih Lobster
Serial drama
Sebening Air Matanya (1993)
Keluarga Cemara (1997)
Ali Topan Anak Jalanan (1997)
Masalembo (2015)
Drama
Seindah Bunga Teratai (2014) (DAAI TV)
4. Banyak penghargaan
Pria yang lahir di Pekalongan, Jawa Tengah pada 22 September 1948 ini meraih sejumlah penghargaan bergengsi.
Ia pernah mendapat penghargaan Indonesian Movie Actors Award untuk Lifetime Achievement, Piala Maya untuk Aktor Pendukung Terpilih dan nominasi Piala Citra untuk pemeran pendukung pria terbaik dan Piala Citra untuk pemeran utama pria terbaik.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Adi Kurdi, Pemeran Abah Keluarga Cemara, Meninggal Dunia",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/adi-kurdi_00.jpg)